Scroll untuk baca artikel
Daerah

Dukung Ketahanan Pangan, Ihwan Nasution Dorong Program Strategis Pembangunan Kolam Padi Ikan di Wilayah Batang Angkola

×

Dukung Ketahanan Pangan, Ihwan Nasution Dorong Program Strategis Pembangunan Kolam Padi Ikan di Wilayah Batang Angkola

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Selatan, BULETIN.CO.ID – Anggota DPRD Tapanuli Selatan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Drs. H. Ihwan Nasution, mengambil peran sentral dalam mendorong dan mempopulerkan program strategis pembangunan kolam padi ikan di wilayah Kecamatan Batang Angkola. Program ini digagas oleh Koperasi Unit Tani “Berkah Bagusi” yang melibatkan warga Desa Janji Manaon dan Sitampa Simatoras.

Dalam musyawarah yang digelar pada Jumat (02/05/2025), Ihwan Nasution hadir langsung di tengah masyarakat sebagai bentuk nyata dukungan legislatif terhadap program berbasis ketahanan pangan tersebut.

“Kami di DPRD sangat mendukung penuh rencana ini. Program kolam padi ikan bukan hanya menyentuh sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ini harus kita gaungkan agar menjadi gerakan bersama,” ujar Ihwan dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa keberpihakan DPRD terhadap program ini sejalan dengan visi PKB yang menempatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.

“Kolaborasi seperti ini yang kita butuhkan. Pemerintah, masyarakat, dan DPRD harus bergerak bersama agar program-program unggulan seperti ini benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan,” pungkas Ihwan.

Musyawarah turut dihadiri tokoh senior Tapanuli Selatan, H. Syahrul Pasaribu, yang merupakan mantan Bupati dua periode. Syahrul Pasaribu menyambut baik langkah DPRD dan masyarakat, serta membawa serta seorang ahli teknis kolam dari Batangtoru, Sdr. Ampibi, untuk mengkaji aspek teknis lokasi pembangunan kolam.

Dukungan penuh dari tokoh masyarakat, ahli teknis, dan kalangan legislatif, khususnya dari Ihwan Nasution, memberikan harapan besar bagi masyarakat dua desa agar program ini segera terealisasi dan menjadi percontohan pertanian terpadu di Tapanuli Selatan.

Dalam sambutannya, H. Syahrul Pasaribu menyampaikan bahwa inisiatif kolam padi ikan ini merupakan upaya konkret untuk mendukung ketahanan pangan lokal, khususnya di wilayah Batang Angkola. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pelaksanaan program.

“Pembangunan kolam padi ikan ini harus lahir dari niat dan kemauan masyarakat sendiri. Kalau masyarakat bersatu dan serius, maka insya Allah ini akan benar-benar jadi dan berkelanjutan,” ujar H. Syahrul dalam arahannya.

Sebagai bentuk keseriusan, beliau turut membawa serta seorang ahli kolam dari Batangtoru, Sdr. Ampibi, yang langsung melakukan pengukuran suhu air, pH tanah, dan pH air di lokasi rencana pembangunan kolam. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan aspek teknis pendukung proyek berjalan sesuai standar.

Musyawarah berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari warga Desa Janji Manaon. Mereka berharap program ini segera direalisasikan dan menjadi percontohan pengembangan pertanian terpadu di wilayah selatan Tapanuli.

Dengan kolaborasi antara tokoh masyarakat, pemerintah daerah, ahli teknis, dan legislatif, pembangunan kolam padi ikan ini diharapkan mampu mendorong kemajuan pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan lokal di Kecamatan Batang Angkola.(Andi Hakim Nasution)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.