Lumajang, BULETIN.CO.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji, menegaskan bahwa kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis tidak hanya bermakna sosial, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat. Melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis, warga diajak lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya sejak dini.
Kegiatan yang digelar di Kantor Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lumajang pada Rabu (20/8/2025), dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Berbagai elemen hadir, mulai dari kader PKK, aparatur sipil negara, hingga warga umum, untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Donor darah bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bentuk amal ibadah yang sangat bermanfaat. Setiap tetes darah yang kita sumbangkan dapat menyelamatkan nyawa seseorang, membantu pasien sakit kritis, hingga mendukung ibu hamil yang sedang menanti kelahiran,” ungkap Dewi Natalia.
Menurutnya, edukasi kesehatan melalui pemeriksaan gratis menjadi langkah promotif dan preventif penting dalam mencegah penyakit sejak dini. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Apresiasi besar pun ia sampaikan kepada para pendonor dan peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini. “Partisipasi Bapak/Ibu sekalian sangat berarti, tidak hanya bagi PMI dan PKK, tetapi terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang juga menyambut baik langkah TP-PKK ini. Harapannya, kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis dapat terus berlanjut sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat Lumajang yang sehat, peduli, dan berdaya. (*)
Penulis : Sudarsono













