Scroll untuk baca artikel
Sosial

Pemkab Jember Salurkan Insentif kepada 64 Guru Ngaji di Lembengan, Total 954 Penerima di Ledokombo

×

Pemkab Jember Salurkan Insentif kepada 64 Guru Ngaji di Lembengan, Total 954 Penerima di Ledokombo

Sebarkan artikel ini
Jember
Foto : Rifa Penerima Insentif Guru Ngaji Desa Lembengan, Kamis (9/10/2025).(Foto: Sugeng/ Buletin).

Jember, BULETIN.CO.ID – Pelaksanaan pencairan insentif bagi para guru ngaji di Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, terus berlanjut berjalan lancar pada Kamis (9/10/2025).

Iwan Sutikno, selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Guru Ngaji Kabupaten Jember, mengungkapkan bahwa pencairan insentif tidak hanya berlangsung di Desa Lembengan, tetapi juga serentak di desa-desa lain dalam wilayah Kecamatan Ledokombo.

“Saat ini di Kecamatan Ledokombo ada sepuluh desa yang mencairkan insentif guru ngaji, dengan total 954 orang penerima, semuanya merupakan guru ngaji muslim. Dari pantauan kami, Alhamdulillah pencairan berjalan lancar,” jelas Iwan.

BACA JUGA :
Diskominfo Jember Laksanakan Monev PPID dan Pengaduan Masyarakat 

Menurutnya, program insentif ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemkab Jember terhadap kontribusi para pengajar Al-Qur’an.

“Pada tahun 2025 ini, tercatat sekitar 22 ribu guru ngaji di seluruh wilayah Kabupaten Jember akan menerima insentif tersebut,” tambahnya.

Kepala Desa Lembengan, Mohamad Soefijandi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh Bupati Jember terhadap para guru ngaji di desanya.

“Untuk Desa Lembengan, ada 64 orang guru ngaji yang mendapatkan bantuan insentif hari ini. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati karena telah memberikan perhatian yang begitu maksimal kepada para guru ngaji yang ada di desa kami,” ujarnya.

BACA JUGA :
Ribuan Ojol Kepung Pemkab Jember

Rifa (25), warga Dusun Darungan Salah satu penerima Insentif, turut menyampaikan rasa syukurnya. Ia telah mengajar mengaji selama beberapa tahun bersama tiga rekannya di sebuah mushola, membimbing sekitar 90 santri setiap harinya.

“Harapan kami semoga tetap istiqomah. Kami guru ngaji tidak mengharap bantuan seperti ini, tapi jika ada perhatian dari pemerintah, tentu kami sangat bersyukur,” ungkapnya.

BACA JUGA :
Abdullah Wait Terpilih Ketua Askab Kabupaten Jember, Porprov Jatim 2025 di Depan Mata

Pencairan tahun ini terasa lebih mudah dibanding tahun sebelumnya. Terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatiannya kepada kami,” tuturnya.

“Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi penyemangat bagi para guru ngaji dalam mencerdaskan generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an,” pungkasnya.

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.