Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Bondowoso mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Melalui agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda), partai berlambang banteng itu sekaligus melantik 23 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Bondowoso di Aula Ijen View, Sabtu (16/5/2026) sore.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan berlangsung penuh semangat konsolidasi internal. Selain memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan, agenda tersebut juga menjadi momentum regenerasi kader dengan melibatkan banyak pengurus dari kalangan muda.
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jawa Timur, Agus Wicaksono menegaskan, pelantikan PAC merupakan bagian dari konsolidasi lima tahunan partai untuk memperkuat soliditas organisasi menghadapi kontestasi politik mendatang.
Menurutnya, kolaborasi antara kader senior dan kader muda menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan politik 2029. Terlebih, partai menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif di Bondowoso.
“Seluruh tantangan yang kita hadapi di tahun 2029 harus dijawab dengan kerja kolektif dan gotong royong. Target kami di Bondowoso minimal bisa meraih delapan kursi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Agus juga menyinggung pentingnya keterlibatan PDIP dalam jajaran eksekutif di Bondowoso. Ia berharap kader terbaik partai nantinya mampu menempati posisi strategis, termasuk di kursi wakil bupati.
Dalam arahannya, Agus turut menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendidikan politik. Sebab, berdasarkan pemetaan partai, mayoritas pemilih pada Pemilu 2029 berasal dari kalangan muda yang menjadikan media sosial sebagai referensi politik.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Bondowoso, Sinung Sudrajat menyebut komposisi kepengurusan PAC kali ini didominasi generasi muda, bahkan hampir separuhnya berasal dari generasi Z.
Menurutnya, regenerasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat proses kaderisasi dan menjaga kesinambungan perjuangan partai di Bondowoso.
“Kita akan mengisi mereka dengan penguatan ideologi partai agar mampu bergerak sesuai garis perjuangan,” katanya.
Sinung optimistis perpaduan kader senior dan generasi muda progresif akan menjadi kekuatan baru PDIP Bondowoso dalam mendongkrak suara partai di pemilu mendatang. Berbagai program kaderisasi formal hingga kegiatan berbasis kultur masyarakat disebut akan terus diperkuat.
“Kolaborasi kader senior dan Gen Z ini menjadi ramuan terbaik bagi partai,” pungkasnya.








