Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Pemerintah Kabupaten Bondowoso lebih aktif menyelenggarakan pasar murah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama beras yang belakangan mengalami kenaikan di sejumlah wilayah.
Pesan tersebut disampaikan Zulhas saat menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Nurul Islam (Jegheteh), Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menjaga daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Karena itu, ia berharap pasar murah dapat digelar secara berkala hingga tingkat kecamatan.
”Arahan Bapak Presiden jelas, harga sembako harus tetap terkendali. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memperbanyak pasar murah,” ujar Zulhas.
Ia menjelaskan, harga beras di sejumlah daerah kini telah mencapai kisaran Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram. Kondisi tersebut dinilai perlu segera direspons agar tidak semakin membebani masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
Selain membahas stabilitas pangan, Zulhas juga menyoroti berbagai program pemerintah yang diarahkan untuk memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan. Menurutnya, pemerintah berkomitmen menghadirkan kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Beberapa program yang menjadi fokus pemerintah di antaranya pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penertiban aktivitas pertambangan ilegal, hingga pembenahan tata kelola badan usaha milik negara.
Ia mengakui pelaksanaan berbagai program tersebut tidak selalu berjalan mudah. Namun, pemerintah tetap berupaya menjalankan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas meski menghadapi berbagai tantangan.
Menutup sambutannya, Zulhas mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar seluruh program pemerintah dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap langkah tersebut mampu membawa Indonesia menuju negara yang lebih maju, sejahtera, dan sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.(Nang)








