Pemerintahan

Hindari Tuduhan Pungli, 115 Kepsek di Bondowoso Bisa Langsung Ambil SK

×

Hindari Tuduhan Pungli, 115 Kepsek di Bondowoso Bisa Langsung Ambil SK

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Sebanyak 115 orang kepala sekolah di kabupaten Bondowoso langsung mengambil Surat Keputusan (SK) pengangkatan mereka di Aula Badan Kepegawaian, sehari pasca pelantikan, Rabu (9/11/2022).

Asnawi Sabil Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusiaan (BKPSDM) mengatakan, sudah sejak dua tahun terakhir ini pihaknya memang memberlakukan pengambilan SK secara langsung pada h+1 atau usai pelantikan.

Tujuannya, untuk menghindari praktek-praktek yang tak diinginkan. Salah satunya yakni pungutan liar (Pungli).

BACA JUGA :
Banjir Susulan Kembali Menerjang, BPBD Bondowoso Imbau Masyarakat Tetap Waspada

“Jadi setelah proses pelantikan, pasti langsung kita proses. Setelah selesai biasanya kita konfirmasi ke dinas pengampunya,” urainya.

Ia memastikan semua proses pengambilan SK, bahkan sejak awal proses assessment semuanya tak dipungut biaya.

“Jadi sudah beberapa tahun ini, kita menang berharap hal-hal yang tidak diinginkan terhindar,” jelas pria akrab disapa Sabil itu.

Adapun penerimaan SK ini, kata Sabil, sebagai pertanda bahwa yang bersangkutan telah dipindah ke tempat baru.

Salah seorang Kepala Sekolah yang baru saja menerima SK, M. Imron dikonfirmasi mengaku bahwa proses menjadi kepala sekolah tak ada bayar membayar. Alias semuanya gratis.

BACA JUGA :
Nekat..!! Warga Situbondo Terciduk Mencuri Kotak Amal, Begini Kronologisnya

Bahkan pengambilan SK pun juga gratis, tak dipungut biaya sepeser pub.

“Tak ada biaya, gratis. Cepet juga ini, cuma lima menitan,” urai pria yang kini menjadi Kepala Sekolah SD Negeri Gubrih 1.

Ia mengaku bahwa sejak dulu memang tak pernah ada biaya untuk pengangkatan kepala sekolah. Karena itu, ia mengaku apresiasi terhasap BKPSDM yang terus berupaya agar tak pernah ada praktek pungli.

BACA JUGA :
Sambut HUT Zulfikar Dhanam Nuary, Komunitas Sego Anget Bondowoso Bagikan Nasi Kotak

Senada disampaikan oleh Kepala SD Negeri Prajekan Lor 2, Ummu Heni, bahwa proses pengambilan SK berlangsung cepat. Dan tak bertele-tele.

Lebih-lebih dirinya kini juga bergeser ke sekolah yang mendekati rumah.

“Iya gratis, ini tak ada biaya. Ini sampai langsung ke dinas, langsung dapat,” pungkasnya.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.