Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bondowoso kembali menggulirkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada tahun 2026. Vaksinasi tahap pertama mulai dilaksanakan sejak 2 Februari dan ditargetkan rampung pada 10 April 2026.
Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendri Widotono, menyampaikan bahwa vaksin PMK tahap I telah diterima pada 28 Januari 2026. Vaksin tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, dengan total sebanyak 17.000 dosis.
Ribuan dosis vaksin itu selanjutnya didistribusikan ke lima Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada di Bondowoso. Pembagian dilakukan secara proporsional, menyesuaikan jumlah populasi ternak di masing-masing wilayah kerja Puskeswan.
“Total ada 17.000 dosis vaksin PMK tahap I untuk Kabupaten Bondowoso pada tahun 2026,” ujar Hendri, Jumat (6/2/2026).
Ia mengungkapkan, hingga awal tahun 2026, kasus PMK pada sapi di Bondowoso masih ditemukan sebanyak 22 ekor. Dari jumlah tersebut, 12 ekor masih dalam kondisi sakit, sementara 10 ekor lainnya telah dinyatakan sembuh.
Menurut Hendri, keberadaan kasus tersebut tidak terlepas dari tingginya risiko penularan PMK yang termasuk dalam kategori Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), terutama melalui aktivitas lalu lintas ternak antarwilayah.
Meski demikian, Hendri menegaskan bahwa upaya vaksinasi PMK tidak hanya difokuskan di Bondowoso, melainkan dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Vaksinasi tetap dilakukan meskipun suatu daerah telah mencapai nol kasus, mengingat status Provinsi Jawa Timur secara umum masih dinyatakan tertular.
“Selama status wilayah belum berubah dari tertular menjadi bebas, sesuai dengan Permentan dan Kepmentan tentang status situasi penyakit hewan, maka vaksinasi akan terus dilaksanakan,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa program vaksinasi PMK ini diberikan secara gratis. Karena itu, Disnakkan Bondowoso mengimbau para peternak agar aktif mendaftarkan ternak sapinya ke Puskeswan terdekat guna mendapatkan layanan vaksinasi.
“Vaksin PMK ini tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkas Hendri.(Nang)












