Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Dari APBD hingga IPM, Kinerja Bondowoso 2025 Dipaparkan di Paripurna

×

Dari APBD hingga IPM, Kinerja Bondowoso 2025 Dipaparkan di Paripurna

Sebarkan artikel ini
‎Bupati Bondowoso menyerahkan dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2025 kepada pimpinan DPRD dalam rapat paripurna, Senin (30/3/2026).

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memaparkan capaian kinerja tahun anggaran 2025 melalui penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam rapat paripurna DPRD. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi terbuka atas jalannya pemerintahan sekaligus pijakan untuk memperbaiki arah pembangunan ke depan.

‎Bupati Bondowoso menegaskan, LKPJ bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk transparansi kepada publik dan DPRD atas penggunaan anggaran serta hasil pembangunan yang telah dicapai selama satu tahun.

‎Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai berperan dalam menjaga stabilitas dan mendukung program pembangunan daerah.

‎“Kolaborasi semua pihak menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan Bondowoso,” ujarnya.

‎Dari sisi fiskal, kinerja APBD 2025 tercatat cukup solid. Pendapatan daerah hampir menyentuh target dengan realisasi 98,67 persen atau sebesar Rp1,97 triliun dari target Rp2,00 triliun. Sementara itu, belanja daerah terserap 91,83 persen atau Rp1,92 triliun dari total anggaran Rp2,09 triliun.Pembiayaan daerah bahkan melampaui target yang ditetapkan.

‎Tak hanya itu, indikator makro ekonomi juga menunjukkan tren membaik. Pertumbuhan ekonomi Bondowoso pada 2025 mencapai 5,32 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai PDRB atas dasar harga konstan tercatat Rp16,65 triliun, sedangkan atas dasar harga berlaku mencapai Rp28,56 triliun.

‎Di sisi lain, ketimpangan pendapatan masyarakat berhasil ditekan, tercermin dari indeks gini yang turun menjadi 0,271. Hal ini menunjukkan distribusi ekonomi yang semakin merata.

‎Perbaikan juga terlihat pada sektor ketenagakerjaan. Angka pengangguran berkurang signifikan dengan penurunan sebanyak 4.716 orang, sehingga tingkat pengangguran terbuka berada di angka 2,55 persen.

‎Sementara itu, kualitas pembangunan manusia turut mengalami peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bondowoso naik menjadi 71,72, yang menempatkannya dalam kategori tinggi.

‎Menurut Bupati, capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, pusat, serta dukungan berbagai pihak melalui beragam skema kerja sama pembangunan.

‎Meski demikian, ia menegaskan bahwa sejumlah tantangan masih perlu diatasi, sehingga evaluasi dan perbaikan tetap harus dilakukan secara berkelanjutan.

‎Di akhir penyampaian, Bupati berharap DPRD dapat memberikan masukan dan rekomendasi konstruktif terhadap LKPJ tersebut. Hal ini dinilai penting sebagai bahan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan kualitas pembangunan di tahun-tahun mendatang.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130