Berita

Menolak Damai, Keluarga Korban Tabrak Perahu akan Demo Polairud Jember

×

Menolak Damai, Keluarga Korban Tabrak Perahu akan Demo Polairud Jember

Sebarkan artikel ini
Jember
Foto : H.Manap paman korban (kaos putih) dan H. Moh. Yasin. Kamis (18/10/2024) by buletin.co.id.

Jember, BULETIN.CO.ID – H. Manap paman dari H. Sumali warga asal Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur mengancam akan mendemo Polairud setempat. Pernyataan tersebut dilayangkan oleh Manap setelah pihaknya mengetahui 25 ABK perahu yang diduga menabrak keponakannya di perairan Puger diamankan Polisi.

Manap mengatakan dirinya bersama warga desa Puger Wetan akan mendemo Polairud setempat jika dalam menangani kasus tersebut bertele-tele serta tidak tegas menindak terduga pelaku penabrak ponakannya itu yang hilang hingga kini tidak ditemukan.

BACA JUGA :
Polres Jember Fasilitasi Kejurnas Dragrace, Stop Balap Liar

“Namun demikian kami masih menyerahkan persoalan ini semuanya ke proses hukum yang sedang berjalan di Polres Jember,” jelasnya kepada media didampingi H. Moh. Yasin. Kamis (18/10/2024).

Sementara Kasatpolairud Polres Jember, AKP Hari Pamuji melalui salah satu anggotanya yang enggan disebutkan namanya mengatakan telah mengamankan MR nahkoda perahu, bersama 25 ABK pada Rabu (16/10/2024) .

“Pelaku sudah kita amankan ke Polres Jember kemaren untuk dilakukan penyelidikan dan diminta keterangan lebih lanjut,” jelasnya. Kamis (18/101/2024).

BACA JUGA :
DPRD Jember Minta PT. Imasco dan Truk Tronton Lainnya Batasi Muatan Maksimal 8 Ton

Ia juga menambahkan, guna mudahkan penyelidikan, perahu milik terduga pelaku sudah diamankan dan dipasang garis Polisi. Namun untuk pencarian korban telah dihentikan.

“Pencarian terhadap korban sudah dihentikan karena sudah memakan waktu lebih dari satu Minggu,” pungkasnya. 

Diketahui sebelumnya, Pemerintah desa Puger Wetan telah melakukan upaya mediasi antara kedua belah pihak yakni pihak korban dengan pihak terduga penabrak perahu milik Sumali. Namun pihak keluarga korban menolak untuk damai.

BACA JUGA :
Pejabat Tutup Mata Truk ODOL di Jember Tabrak Batasan Muatan 15 Ton

“Mediasi kita lakukan karena ada permintaan pihak perwakilan keluarga pelaku, namun tidak membuahkan hasil,” jelas kades Puger Wetan, Inwanullah. 

Inwanullah juga menyampaikan bahwa pada saat melakukan mediasi pihak korban akan melanjutkan perkara tersebut hingga ke meja hijau.

“Karena setelah kami lakukan mediasi tidak membuahkan hasil, karena pihak keluarga korban minta proses hukum tetap berlanjut,” pungkasnya. (Ito)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.