Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Peringati Hari Santri 2026, Bupati Bondowoso Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Qur’an

×

Peringati Hari Santri 2026, Bupati Bondowoso Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Bupati Bondowoso
Kegiatan yang melibatkan sekitar 720 penghafal Al-Qur’an atau huffadz di 120 titik wilayah Kabupaten Bondowoso tersebut mencapai puncaknya pada Rabu (21/10/2026) di Pendopo Raden Bagus Asra.

BONDOWOSO, BULETIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan Khotmil Qur’an dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan yang melibatkan sekitar 720 penghafal Al-Qur’an atau huffadz di 120 titik wilayah Kabupaten Bondowoso tersebut mencapai puncaknya pada Rabu (21/10/2026) di Pendopo Raden Bagus Asra.

Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., menghadiri puncak kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga tradisi religius di tengah kehidupan masyarakat.

Pelaksanaan Khotmil Qur’an secara serentak di berbagai wilayah ini menjadi bentuk keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an. Selain sebagai momentum spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.

Bupati Bondowoso Tekankan Nilai Al-Qur’an dalam Pemerintahan

Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026, Bupati Bondowoso menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an tidak hanya sebagai bacaan dan pedoman spiritual, tetapi juga sebagai landasan moral dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Peringatan Hari Santri Nasional melalui kegiatan Khotmil Qur’an ini hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Nilai-nilai kejujuran, amanah, kepedulian, dan pengabdian harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Bupati Bondowoso.

Menurutnya, nilai-nilai keislaman memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan publik.

Ia berharap semangat yang tumbuh melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan secara nyata, baik dalam kehidupan keluarga, lingkungan sosial, maupun dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

Kegiatan Khotmil Qur’an juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara umara atau pemerintah dan ulama dalam membangun kehidupan masyarakat Bondowoso yang religius, harmonis, dan berdaya.

Kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, pesantren, dan masyarakat dinilai penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman yang selaras dengan upaya pembangunan daerah.

“Sinergi antara ulama dan pemerintah perlu terus diperkuat agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, serta kepedulian sosial masyarakat,” lanjutnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap nilai-nilai keagamaan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung kehidupan sosial yang rukun serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Khotmil Qur’an Diharapkan Bawa Keberkahan bagi Bondowoso

Puncak kegiatan Khotmil Qur’an dalam rangka Hari Santri Nasional 2026 diharapkan membawa keberkahan bagi Kabupaten Bondowoso sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial keagamaan, melainkan juga pengingat akan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Semoga melalui kegiatan ini, Bondowoso senantiasa diberikan keberkahan, masyarakatnya semakin rukun dan peduli satu sama lain, serta seluruh elemen daerah dapat bersama-sama mewujudkan Bondowoso yang maju, sejahtera, dan berakhlak mulia,” tutup Bupati.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap semangat keagamaan, persatuan, dan pengabdian terus tumbuh serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam nilai moral dan spiritual.

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130