Daerah

Pj Bupati Probolinggo Monev Poli Eksekutif RSUD Waluyo Jati

×

Pj Bupati Probolinggo Monev Poli Eksekutif RSUD Waluyo Jati

Sebarkan artikel ini
Probolinggo
Foto : Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto di RSUD Waluyo Jati.

Probolinggo, BULETIN.CO.ID – Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Poli Eksekutif RSUD Waluyo Jati pada Senin (9/9/2024) siang.

Kehadiran Pj Bupati Ugas di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo ini disambut oleh Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati didampingi Hospitalia RSUD Waluyo Jati.

Sesampainya di RSUD Waluyo Jati, Pj Bupati Ugas menyapa pasien yang ada di ruang pemeriksaan rehabilitasi medik. Selanjutnya memberikan bingkisan dan balok ke pasien anak yang sedang berkunjung ke Poli Anak.

Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan dan melihat-lihat dari dekat proyek pembangunan Cath Lab (Catheterization Laboratorium). Sekaligus melakukan monev Poli Eksekutif RSUD Waluyo Jati.

Dalam monev di Poli Eksekutif ini, Pj Bupati Ugas berkeliling melihat sejumlah ruangan yang ada di Poli Eksekutif tersebut. Ruangan-ruangan tersebut didesain untuk memberikan kenyamanan kepada pasien.

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan kegiatan ini dilakukan dengan tujuan ingin memastikan progres prosentase pembangunan cath lab yang dilakukan di RSUD Waluyo Jati. “Saya tidak ingin ada keterlambatan. Kalau ada keterlambatan maka ini tidak nyaman. Pertama kepada penyedia juga resiko kena denda dan ada temuan. Ke kita dianggapnya kita tidak selektif,” katanya.

BACA JUGA :
Wali Kota Probolinggo Terpilih Gelar Rapat Finalisasi Program 100 Hari Prioritas

Menurut Pj Bupati Ugas, ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan hadir bersama tim mengecek langsung menyangkut masalah pelayanan kepada masyarakat. Sebab di rumah sakit ini banyak sekali keluhan-keluhan yang selama ini ditampilkan.

“Alhamdulillah dengan strategi Lapor Kand4 sudah mulai berkurang. Para tim medis dan dokter ini sudah mulai banyak berusaha untuk menyempurnakan pekerjaan dan pelayanannya,” jelasnya.

Pj Bupati Ugas menerangkan pihaknya mengecek langsung perkembangan Poli Eksekutif termasuk nanti betul-betul maksimal untuk memberikan pelayanan. Karena Poli Eksekutif ini kalau dihitung dengan nilai materi ada bisnisnya, berbeda dengan yang lain.

“Makanya betul-betul kalau memang ini ada berbayar jadi orang-orang tertentu yang memang ingin dilayani secara khusus. Tetapi kita harus tampil maksimal. Makanya saya cek semua SDM-nya, tempatnya dan format-formatnya. Nanti juga perlu seperti siaran sebagai pengumuman. Istilahnya itu harus tersinergikan dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut Pj Bupati Ugas juga menyoroti beberapa pemandangan yang tidak nyaman. Oleh karena itu harus cepat atau lambat akan bersihkan. Semua ini harus dimulai untuk kebaikan semua. “Kalau kita tidak berani sampai kapan. Untuk Kabupaten Probolinggo kita harus berani melakukan hal-hal yang mungkin tidak populer. Sekali lagi Bismillah semua kita lakukan untuk kepentingan masyarakat terutama kesehatan harus betul-betul the best,” tambahnya.

BACA JUGA :
Resmikan Pemeliharaan Jalan Siaman dan Jalan Cut Nyak Dien, Habib Hadi Ajak Pengusaha Investasi di Kota Probolinggo

Pj Bupati Ugas mengaku bersyukur karena semakin hari RSUD Waluyo Jati ini menjadi rujukan dan menjadi pelayan yang terbaik. “Tetapi kembali lagi, kita tidak akan pernah sempurna. Tuntutan masyarakat terus berkembang. Makanya untuk para dokter, perawat dan semua tim jangan pernah capek untuk masyarakat umum,” terangnya.

Sementara Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati menyampaikan Poli Eksekutif ini memang untuk memberikan layanan bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo yang ingin berobat.

“Biasanya mereka mengejar ke kota besar, kita mencoba untuk menciptakan di RSUD Waluyo Jati sehingga didukung dengan tempat yang nyaman. Jadi nanti memang untuk awal belum semuanya bisa bergabung, untuk dokter-dokter yang memang sudah jumlahnya minimal dua atau tiga orang pasti bisa untuk membuka layanan di Poli Eksekutif,” ujarnya.

Yessi berharap di Poli Eksekutif ini nanti lengkap. Dimana langsung pasien sekali datang ada labnya, datang bisa langsung dilayani dokter dan targetnya kurang dari 1 jam sudah dilayani. kemudian pulang lengkap dengan obatnya.

BACA JUGA :
Wali Kota Probolinggo Kunjungi Laboratorium Air Payau Brawijaya untuk Pererat Kerjasama 

“Untuk pemeriksaan penunjang memang kita masih bergabung dengan yang di dalam. Kemudian mungkin juga untuk layanan rencananya ada Poli Estetik. Bisa untuk kulit kelamin maupun ginekologi. Sehingga layanan-layanan pengembangan ini masih akan kita launching kan di RSUD Waluyo Jati,” jelasnya.

Menurut Yessi, semuanya memang bertahap. Untuk launching awal memang untuk penyakit seperti jantung, penyakit dalam ataupun rehabilitasi medik. Nanti akan disiapkan semuanya peralatannya disini sehingga misalnya yang punya riwayat sakit jantung disini sudah lengkap dengan ekokardiografi sehingga tidak bergabung dengan yang didalam.

“Untuk Cath Lab itu tujuannya untuk pengembangan layanan jantung. Contoh pasang ring itu biasanya harus selalu ke kota besar tapi ke depan kalau cath lab ini sudah jadi RSUD Waluyo Jati akan mampu untuk memberikan layanan penyakit jantung tersebut. Target selesainya adalah 120 hari sehingga paling lambat 30 Nopember 2024 sudah selesai,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Sudarsono.

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.