Pendidikan

Rangsang Kecakapan Literasi Desa Grujugan Kidul, KKN Unej Helat Pelatihan Menulis Aspirasi dan Opini

×

Rangsang Kecakapan Literasi Desa Grujugan Kidul, KKN Unej Helat Pelatihan Menulis Aspirasi dan Opini

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Minggu (07/08/2022) bertempat di Balai Desa Grujugan Kidul, Kec. Grujugan, Kab. Bondowoso, Kelompok 269 KKN Unej adakan Pelatihan Menulis Aspirasi dan Opini dari tingkat SD – SMA.

Pelatihan yang bertema “Aku dan Desaku” dibagi kedalam dua sesi untuk masing-masing jenjang. Pada pukul 09.00 bagi SD/MI dan sesi kedua pada pukul 13.00 diikuti oleh siswa/i dari SMP-SMA.

Pelatihan menghadirkan Instruktur Nasional Literasi Baca Tulis, Mohammad Hairul, S.Pd., M.Pd., serta penulis dan pegiat literasi Bondowoso, Abduh, S.Pd.


Pelatihan tersebut merupakan wujud dari program kerja Mahasiswa Kelompok 269 dibawah bimbingan dosen lapang dr. Yudha Nurdian M.Kes., yang mengusung tema Litasa (Literasi Dasar Desa). Litasa dirancang guna menjawab kebutuhan masyarakat desa khususnya rentang usia 7 – 18 tahun untuk mendapat bekal literasi dasar diluar bangku sekolah.

BACA JUGA :
Haeriyah Yuliati Terpilih Sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Bondowoso Masa Bakti 2024-2029


Puncak acara yang mengusung tema “Aku dan Desaku” dipilih untuk melatih kepekaan sosial sejak dini anak usia sekolah di lingkungan sekitar. Menurut koordinator KKN Kelompok 269, Arifin Hindya Putra.

“Litasa punya outcome lebih dari sekadar mengenalkan pentingnya kemampuan literasi, tapi tentang bagaimana skill ini ampuh untuk membentengi siswa/i dalam menyaring informasi dari media sosial. Itu tujuan utama kami. Kami ingin generasi muda di Grujugan Kidul tanggap dan bijak terhadap isu-isu yang ada dimulai dari tingkat desa.”

BACA JUGA :
Hadiri Pisah Sambut Kapolres Bondowoso, Bupati Sampaikan Beberapa Poin Penting


Komentar senada juga datang dari ketua pelaksana kegiatan, Almira Shela Nur S.,

“Literasi tidak sebatas pengetahuan yang didapat dari buku ajar, tapi juga hal-hal yang ditemui dalam keseharian peserta. Aku dan Desaku kami tetapkan sebagai tema sebab kami memiliki target untuk menggugah daya pikir anak sejak usia dini. Di sini konteks literasi dipakai. Kalau rumah atau desa yang mereka tinggali itu bukan hanya tempat bermain, istirahat, dsb tapi juga jadi tempat belajar untuk memahami realita.”

BACA JUGA :
Mayor Inf Rinto Wijaya Ziarah Ke Makam Pendiri Kota Bondowoso


Rangkaian program kerja Kelompok 269 turut mengadakan lomba menulis opini dan lomba baca puisi.

Melalui lomba menulis opini, peserta pelatihan dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat. Pengujian tersebut dinilai efektif dan mampu menambah antuasiasme anak dan remaja di Grujugan Kidul dalam mengasah kemampuan berliterasi.(Ark)
 
 

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.