Kriminal

Rugi Hingga Milyaran Rupiah, Sejumlah Masyarakat Bondowoso Terjerat Arisan dan Investasi Bodong

×

Rugi Hingga Milyaran Rupiah, Sejumlah Masyarakat Bondowoso Terjerat Arisan dan Investasi Bodong

Sebarkan artikel ini
Bondowoso
Beberapa Korban Penipuan Arisan dan Investasi Bodong

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Sejumlah warga di Bondowoso merasa dirugikan, dengan adanya arisan dan investasi bodong. Bagaimana tidak, satu orang saja bisa mengalami kerugian puluhan hingga ratusan juta. Secara keseluruhan total kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Oleh sebab itu, mereka terpaksa melaporkan owner kegiatan ini kepada pihak berwajib.

Para korban awalnya di iming-imingi keuntungan yang cukup besar. Beberapa bulan awal semuanya masih berjalan lancar. Sehingga mereka kembali percaya untuk mengikuti, tawaran owner arisan agar mengikuti dengan jumlah lebih besar. Jika tidak bisa membayar, biasanya mereka akan kembali ditawarkan dana talangan terlebih dahulu.

BACA JUGA :
Tiga Pilar Desa Gandeng Anggota Polres Bondowoso Dalam Rangka Kawal Penyaluran Bantuan Berupa BLT-BBM, BPNT dan PKH Terhadap Warga

Namun bukan untung yang didapat, para korban harus mengalami kerugian. Karena sejak awal bulan lalu, arisan ini mulai tidak normal dan mandek. Padahal sebelumnya, sudah ada peserta yang menjual barang-barang miliknya. Mulai dari rumah, mobil dan lain sebagainya, hanya untuk menutupi pembayaran arisan yang dimaksud. Mirisnya lagi, terdapat pasangan yang harus cerai akibat masalah ini.

Musnawati, Salah seorang perwakilan korban arisan bodong mengatakan, awalnya owner hanya menawarkan dengan jumlah kecil, mulai dari Rp 1 hingga 10 juta. Setelah beberapa bulan berjalan, mereka kemudian ditawari tenor arisan yang lebih besar lagi. Mulai dari Rp 40 hingga 100 juta. Meskipun sebenarnya banyak peserta yang tidak mampu membayar. “Ketika mau membayar, kami mengusahakan segala cara. Misalnya, menjual mobil dan lain sebagainya,” ucapnya, selasa,(11/04/2023).

BACA JUGA :
Panglima Kodam V/Brawijaya Kunjungi Bondowoso Pastikan Sinergi TNI

Arisan bodong ini mudah stagnan sejak pekan kedua bukan lalu. Menurut perempuan yang akrab disapa Non ini, alasan ownernya karena adanya peserta fiktif (Zonker) yang tidak bayar. Namun setelah dilakukan penelusuran, kecurigaan adanya member fiktif semakin menguat. “Satu orang tapi namanya banyak. Itulah penyebab arisan macet,” imbuhnya.

BACA JUGA :
Wakili Bondowoso, Kades Penambangan Raih Penghargaan Kategori Kepala Desa Berprestasi di Universitas Jember

Para korban yang merasa dirugikan pun, sempat berupaya mendatangi tempat owner arisan tersebut. Dengan harapan ada tanggung jawab pasti dari yang bersangkutan. Hasilnya mereka dijanjikan arisan akan kembali berjalan. Namun, hingga saat ini belum bisa aktif seperti biasanya. Sehingga pelaku dianggap tidak bertanggung jawab. “Kami sudah laporan. Monggo ditindaklanjuti sampai tuntas,” pungkasnya. (Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.