Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Tetap Miliki Tubuh Sehat dan Ideal, Berikut 7 Tips Olahraga saat Puasa

×

Tetap Miliki Tubuh Sehat dan Ideal, Berikut 7 Tips Olahraga saat Puasa

Sebarkan artikel ini
Tips Olahraga saat Puasa
Sumber foto : google.com

BULETIN.CO.ID – Memiliki tubuh ideal dan sehat merupakan dambaan hampir setiap individu. Untuk dapat memiliki tubuh sehat dan ideal harus tetap rutin berolahraga meskipun puasa. 

Puasa bukanlah menjadi penghalan untuk tetap dapat memiliki tubuh sehat dan ideal dengan cara berolahraga. Namun, saat kita berolahraga di saat puasa baiknya harus perhatikan kondisi tubuh dan jenis olahraga yang sebaiknya dilakukan. Sebab saat berpuasa energi tubuh kita sedikit berkurang. 

Melansir dari laman hellosehat.com berikut 7 tips berolahraga saat puasa agar tetap optimal dan tidak terasa berat. 

1. Pilih waktu olahraga yang tepat. 

Agar tertap memiliki tubuh sehat saat puasa, waktu yang tepat saat berolahraga pada saat puasa yaitu 1-2 jam setelah berbuka puasa. Sebab setelah berbuka puasa energi tubuh kita sudah mulai pulih dengan asupan makanan dan minuman. 

Namun, bagi anda yang mampu untuk melakukannya ada pilihan waktu lainnya yaitu 30-60 menit menjelang berbuka puasa. Berolahraga menjelang berbuka puasa sangat dekat dengan waktu makan dan minum sehingga tubuh akan segera mendapatkan kembali energinya. 

2. Sesuai dengan jenis olahraga

Tips selanjutnya agar tubuh sehat dan optimal saat puasa, Olahraga yang disarankan saat puasa yaitu olahraga dengan intensitas tidak terlalu berat atau high intensity interval training (HIIT)

Berikut jenis olahraga yang disarankan menurut hellosehat.com.

– Bersepeda

– Jogging

– Jalan Santai

– Yoga dan

Pilates

Namun anda juga tetap perhatikan kondisi tubuh dan durasi waktu saat berolahraga. Jika tubuh berasa tidak mampu maka sebaiknya jangan dipaksakan dan berhenti serta beristirahatlah.

3. Jaga asupan makanan

Yang tak kalah pentingnya perhatikan juga asupan makanan saat kita sahur dan berbuka puasa, hal ini sangat berpengaruh terhadap energi tubuh kita saat menjalankan puasa.

BACA JUGA :
Kejuaraan Renang Piala Wali Kota Padangsidimpuan Cup III Dibuka Secara Resmi

Usahakan untuk tetap mengonsumsi makanan-makanan bergizi lengkap dengan porsi yang seimbang. Nah berikut asupan nutrisi yang terkandung dalam makanan dan disarankan menurut hellosehat.

– Karbohidrat, seperti kita ketahui, karbohidrat merupakan makanan utama seperti nasi, kentang, singkong, ubi, jagung, biskuit, mie dan roti mengandung karbohidrat kompleks yang membuat kita kenyang lebih lama karena memberikan cadangan energi.

– Protein, makanan berprotein tinggi seperti daging sapi, daging ayam, telur, makanan laut, susu, kacang-kacangan, tahu dan tempe menyumbang energi dan membangun kekuatan pada otot. 

– Lemak, tubuh kita membutuhkan 60-65 gram lemak setiap harinya. Lemak berfungsi menyumbang energi dan bermanfaat dalam penyerepan vitamin larut lemat. Adapun makan yang mengandung lemak sehat yaitu ikan, alpukat, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, telur, yoghurt, keju, kelapa dan minyak kelapa.

– Vitamin dan serat bisa didaptkan dari buah dan sayur.

– Mineral mempunyai berbagai macam fungsi penting terhadap tubuh, seperti mengaktifkan enzim pencernaan dan kepadatan tulang. Kandungan mineral dapat ditemukan pada alpukat, buah beri, kacang-kacangan dan biji-bijian, kerang-kerangan, ikan sarden, kubis kubisan, telur, jeroan, biji kakao, yoghurt dan keju, sayuran bertepung, spirulina, sayuran berdaun hijau, buah-buahan tropis, dan polong-polongan.

4. Air Putih

Air putih sangat penting bagi tubuh, terutama saat puasa tubuh kita kekurangan cairan, bisa saja saat tubuh kekurangan cairan terjadi dehidrasi. Maka dari itu Penuhi air putih menjadi tips saat olahraga di bulan puasa.

Agar tubuh terhindar dari dehidrasi saat olah raga di bulan puasa, asupan air yang dibutuhkan sekita 1,5-2 liter perhari.

BACA JUGA :
Liga Santri Piala KASAD 2022 di Stadion Magenda Bondowoso Resmi Dibuka

Selain itu, kita disarankan untuk membatasi aktivitas fisik di siang hari. Pasalnya, melakukan olahraga yang mengeluarkan banyak keringat di siang hari saat puasa dapat menyebabkan dehidrasi karena cairan tubuh hilang melalui keringat.

Anda bisa mencukupi kebutuhan air minum saat puasa dengan metode 2 – 4 – 2, yaitu 2 gelas setelah berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur.

4. Penuhi kebutuhan air putih

Tips olahraga saat puasa lainnya yaitu tetap penuhi kebutuhan cairan. Pasalnya, dehidrasi dapat terjadi saat olahraga selama cuaca panas di puasa.

Untuk mencegah hal ini terjadi, asupan cairan ke dalam tubuh harus diperhatikan. Asupan cairan harian yang disarankan adalah 1,5 – 2 liter per hari.

Selain itu, Anda disarankan untuk membatasi aktivitas fisik di siang hari. 

Pasalnya, melakukan olahraga yang mengeluarkan banyak keringat di siang hari saat puasa dapat menyebabkan dehidrasi karena cairan tubuh hilang melalui keringat.

Anda bisa mencukupi kebutuhan air minum saat puasa dengan metode 2 – 4 – 2, yaitu 2 gelas setelah berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur.

Fokus

Lihat Semua Kategori

5. Cukupi kebutuhan tidur

Tips olahraga saat puasa lainnya adalah memperhatikan waktu tidur saat puasa.

Orang dewasa memerlukan waktu tidur sekitar 7 – 9 jam per hari. Waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi metabolisme dan kinerja tubuh.

Selain itu, tidur cukup juga dapat membantu memulihkan tubuh dan meningkatkan kebugaran tubuh untuk beraktivitas keesokan harinya.

Oleh karena itu, tidur siang selama 30 menit sampai 1 jam saat berpuasa kadang diperlukan untuk mempertahankan kondisi tubuh tetap sehat.

BACA JUGA :
Demi Persiapan Piala Soeratin 2022, Persak U15 Jalani Uji Coba Tanding

Hindari bergadang hingga larut malam dan hentikan kebiasaan ngemil di malam hari agar Anda bisa tidur lebih awal.

6. Mulailah berolahraga dengan intensitas rendah

Pada hari pertama puasa disarankan untuk memulai berolahraga dengan intensitas rendah, hal ini bertujuan untuk melakukan adaptasi terhadap pola makan dan ritme latihan selama puasa.

Pada awal-awal puasa tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan pola makan, otot dan persendian yang mungkin menjadi lebih rentan terhadap cedera. 

Selain itu, memulai olahraga dengan intensitas rendah memungkinkan tubuh beradaptasi secara bertahap tanpa menimbulkan stress secara berlebihan.

Kita dapat meningkatkan intensitas dan rirme latihan setelah tubuh benar-benar beradaptasi saat berolahraga di bulan puasa.

7. Perhatikan tanda-tanda dehidrasi

Tips selanjutnya berolahraga saat puasa yaitu perhatikan tanda-tanda dehidrasi, sebab tubuh kita hanya kita yang tahu bahwa tubuh dalam keadaan atau sedang dehidrasi. Terutama bagi kita yang berolahraga sebelum berbuka puasa.

Beberapa tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai, antara lain mulut kering, sakit kepala, dan rasa lemas berlebihan.

Jika tubuh kita mengalami tanda-tanda dehidrasi saat berolahraga sebelum waktu berbuka, segera hentikan aktivitas fisik dan istirahat. 

Ketika waktu berbuka tiba, segera minum air putih untuk menggantikan cairan yang hilang. Hindari minuman berkafein atau berkarbonasi karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

Nah, itu tadi adalah beberapa tips berolahraga saat puasa. Apabila tubuh kita dirasa sedang tidak fit, sebaiknya jangan paksakan melakukan olahraga, ya sobat. Selamat mencoba tips di atas!

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.