Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Proyek pengaspalan ruas jalan Jatisari–Gubrih di Desa Jatitamban, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, kembali menuai sorotan publik. Seorang pengendara motor bernama Luki, warga Desa Ampelan, dilaporkan mengalami kecelakaan setelah menabrak tumpukan material proyek yang dibiarkan di pinggir jalan tanpa dilengkapi rambu peringatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (30/11/2025) sekitar pukul 20.30 WIB, saat korban dalam perjalanan pulang. Minimnya penerangan di lokasi memperparah kondisi, sehingga korban tidak menyadari keberadaan material di badan jalan.
Tak hanya itu, di lokasi kejadian juga tidak ditemukan papan nama proyek yang seharusnya mencantumkan identitas kegiatan serta pelaksana pekerjaan. Hal ini menambah kekecewaan warga, yang menilai pihak kontraktor telah mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan.
Misbahul Munir, pihak keluarga korban, menyesalkan kelalaian tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap pekerjaan konstruksi di ruang publik wajib dilengkapi tanda peringatan guna melindungi keselamatan masyarakat.
“Setiap ada pekerjaan seharusnya dipasang rambu. Minimal ada penanda bahwa terdapat tumpukan material, supaya pengendara lebih waspada,” ujarnya, Minggu (01/12/2025).
Akibat kecelakaan tersebut, Luki mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Wringin. Kondisinya dilaporkan cukup serius dan membutuhkan penanganan medis lanjutan.
Pihak keluarga pun mendesak kontraktor pelaksana proyek agar segera memasang rambu peringatan serta papan informasi proyek guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Kalau tidak segera ditindak, kami siap melaporkannya ke pihak berwenang. Jangan sampai ada korban berikutnya,” tegas Munir.
Sementara itu, Kepala Desa Jatitamban, Heriyanto, saat dikonfirmasi mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan dari pihak pelaksana proyek terkait pekerjaan pengaspalan tersebut.
“Tidak ada pemberitahuan kepada kami, Mas. Saya juga tidak tahu CV-nya milik siapa. Tadi malam sudah ada yang kecelakaan, seharusnya ada koordinasi dengan pihak desa. Kalau seperti ini kan kami kesulitan untuk menghubungi pihak rekanan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Warga berharap instansi terkait segera turun tangan melakukan evaluasi serta memastikan proyek berjalan sesuai standar keselamatan dan tidak membahayakan pengguna jalan.(Nang)
Tumpukan Material Tanpa Rambu, Pengendara Jadi Korban Proyek Jalan di Wringin
Nanang Ervandi2 min baca

Luki korban kecelakaan akibat material pengaspalan jalan yang tidak ada rambu, Minggu, 30/11/2025.(Foto:Nang/BULETIN)












