Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Rencana pembangunan peternakan babi di Dusun Panggung Utara, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin memunculkan polemik di tengah masyarakat. Meski proyek tersebut belum berjalan, penolakan dari warga mulai bermunculan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar 150 warga telah menandatangani surat penolakan terhadap rencana pembangunan peternakan tersebut. Namun di sisi lain, terdapat pula sekitar 20 warga yang disebut memberikan dukungan.
Salah seorang warga berinisial IB mengatakan, hingga kini peternakan babi itu masih dalam tahap pengurusan izin dan belum dilakukan pembangunan fisik. Menurutnya, pihak pengelola masih meminta persetujuan masyarakat dan pemerintah desa setempat.
“Belum dibangun, masih proses izin ke warga dan kepala desa,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).
IB menuturkan mayoritas warga yang menolak mengaku khawatir terhadap dampak keberadaan peternakan babi di wilayah tersebut. Kekhawatiran itu tidak hanya soal bau, tetapi juga menyangkut kondisi sosial dan lingkungan masyarakat sekitar.
“Kalau cuma bau mungkin bukan masalah utama. Tapi bagaimana nanti dampaknya, apalagi di sini bukan daerah seperti Bali,” katanya.
Ia menjelaskan, isu pembangunan peternakan mulai ramai dibicarakan warga setelah adanya investor yang membeli lahan pertanian seluas kurang lebih 20 hektare di kawasan tersebut.
Belakangan, muncul informasi bahwa lahan itu akan dialihkan menjadi area peternakan babi.
Kabar tersebut semakin kuat setelah adanya permohonan persetujuan kepada pemerintah desa dan kegiatan sosialisasi kepada warga.
“Warga sudah banyak yang tahu, dan kebanyakan memang menolak,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukorejo, Sumarni, belum memberikan tanggapan saat dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait rencana pembangunan tersebut.
Dalam beberapa hari terakhir, penolakan juga mulai muncul melalui sejumlah flyer yang beredar dan dikaitkan dengan salah satu sayap organisasi masyarakat. Namun pihak terkait belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut.(Nang)








