Bondowoso, BULETIN.CO.ID — Tiga pendaki yang sempat tersesat di kawasan Gunung Kerincing, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan pada Rabu (19/8/2026) malam.
Ketiganya ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB di lokasi yang sebelumnya teridentifikasi melalui koordinat yang dikirimkan saat informasi mengenai keberadaan mereka diterima petugas.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, operasi pencarian mulai dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB. Tim gabungan kemudian bergerak secara bertahap menuju titik koordinat untuk memastikan keberadaan para pendaki.
“Alhamdulillah pada saat ini pukul 23.30 WIB, sudah berhasil dievakuasi semua,” ujar AKBP Aryo, Kamis (20/8/2026).
Operasi tersebut melibatkan unsur TNI-Polri, BPBD, PMI, serta sejumlah relawan. Setelah ditemukan, ketiga pendaki langsung dibawa menuju base camp untuk selanjutnya mendapatkan pemeriksaan medis.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran tim harus menghadapi medan yang sulit dan kondisi malam hari. Situasi tersebut membuat petugas harus lebih berhati-hati ketika membawa ketiga pendaki keluar dari kawasan pegunungan.
“Hambatannya yang pertama adalah medan, kemudian faktor keadaan karena sudah malam. Jadi sedikit lama, karena memang medannya cukup susah dan situasinya pada malam hari, sehingga tim harus dengan hati-hati mengevakuasi para korban,” jelasnya.
Ketiga pendaki kemudian dibawa ke Puskesmas Grujugan untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi mereka secara umum sehat. Salah seorang di antaranya mengalami luka lecet, namun tidak ditemukan kondisi yang membahayakan.
Berdasarkan pendataan petugas, ketiga pendaki tersebut berasal dari daerah berbeda. Masing-masing berasal dari Bali, Kecamatan Botolinggo Kabupaten Bondowoso, dan Magelang.
Kapolres Bondowoso mengingatkan masyarakat dan para pendaki agar tidak sembarangan memasuki kawasan Gunung Kerincing. Pasalnya, lokasi tersebut bukan merupakan jalur pendakian resmi.
Ketiga pendaki diketahui berupaya mencapai kawasan gunung melalui jalur yang bukan jalur pendakian normal hingga akhirnya mengalami kesulitan dan tersesat.
Setelah menjalani observasi di Puskesmas Grujugan dan dinyatakan dalam kondisi baik, ketiganya selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga yang telah menunggu di lokasi.(Nang)








