Scroll untuk baca artikel
TNI

Babinsa Petung Bondowoso Hadir di Posyandu, Dukung Pemantauan Kesehatan Balita Sejak Dini‎

×

Babinsa Petung Bondowoso Hadir di Posyandu, Dukung Pemantauan Kesehatan Balita Sejak Dini‎

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Peran Babinsa dalam mendukung kegiatan masyarakat terus diwujudkan melalui kehadiran langsung di tengah warga. Kali ini, Babinsa Desa Petung Koramil 0822/02 Curahdami, Sertu M. Fauzi, turut mendampingi pelaksanaan Posyandu Balita yang berlangsung di Balai Desa Petung, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Rabu (7/10/2026).
‎
‎Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam memastikan pemantauan tumbuh kembang balita dapat berjalan secara rutin.
‎
‎Sejumlah pelayanan kesehatan diberikan kepada balita yang hadir. Mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan hingga pemberian imunisasi, termasuk BCG dan Polio. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat pendampingan dari kader Posyandu serta Babinsa.
‎
‎Sertu M. Fauzi mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari upaya untuk selalu dekat dengan masyarakat sekaligus membantu kelancaran kegiatan di wilayah binaannya.
‎
‎“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat. Posyandu sangat penting karena menjadi salah satu sarana untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia dini,” ujarnya.
‎
‎Selain mendampingi pelayanan, Babinsa juga berkomunikasi dengan kader Posyandu dan warga yang hadir. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap kesehatan ibu dan anak.
‎
‎Danramil 0822/02 Curahdami Kapten Inf Herri P. menegaskan, Babinsa sebagai aparat kewilayahan dituntut untuk senantiasa hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat.
‎
‎“Babinsa merupakan ujung tombak satuan teritorial. Karena itu, keberadaannya harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk melalui pendampingan kegiatan Posyandu,” katanya.
‎
‎Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, terutama bagi ibu dan anak.
‎
‎“Kebersamaan di lapangan akan memperkuat komunikasi. Dengan begitu, berbagai kebutuhan maupun persoalan masyarakat di wilayah binaan dapat diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama,” pungkasnya.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130