BANYUWANGI, BULETIN.CO.ID – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan keramahan, keterbukaan informasi, serta komunikasi yang solutif kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ipuk saat memberikan arahan usai melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di lingkungan kecamatan dan kelurahan. Pelantikan berlangsung di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026).
Ipuk menegaskan, camat dan lurah merupakan ujung tombak sekaligus representasi wajah pemerintah daerah di mata masyarakat. Karena itu, setiap aparatur dituntut mampu memberikan pelayanan terbaik dengan penuh ketulusan dan sikap ramah.
“Pelayanan yang ramah ini harus diterapkan kepada siapapun yang datang. Berikan juga kinerja yang maksimal, dengan menghindari kerja asal-asalan seperti sekadar melakukan salin-tempel (copy-paste) dalam surat-menyurat resmi,” ujar Bupati Ipuk.
Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan kecepatan administrasi, tetapi juga menyangkut sikap, profesionalisme, dan kemampuan aparatur dalam memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.
Camat dan Lurah Diminta Terbuka kepada Masyarakat
Selain menekankan keramahan, Ipuk juga meminta seluruh kantor kecamatan dan kelurahan meningkatkan transparansi serta keterbukaan informasi pelayanan.
Ia menginstruksikan agar setiap kantor wilayah menampilkan nomor kontak pelayanan secara jelas, termasuk nomor ponsel camat dan lurah. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses informasi dan menyampaikan kebutuhan pelayanan secara lebih mudah.
Ipuk juga menyoroti pentingnya komunikasi yang baik ketika menghadapi kendala pelayanan di lapangan.
Apabila pimpinan sedang tidak berada di tempat, staf diminta memberikan penjelasan secara sopan dan informatif kepada warga, tanpa menimbulkan kesalahpahaman maupun saling menyalahkan.
“Bangun komunikasi yang baik dengan siapapun yang datang,” pinta Ipuk.
Jabatan sebagai Bentuk Pengabdian
Dalam arahannya, Ipuk turut mengingatkan pentingnya membangun kerja sama tim atau super team di lingkungan kecamatan dan kelurahan.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik memperkuat kolaborasi dan sinergi antara pimpinan dengan seluruh staf untuk menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan pelayanan publik membutuhkan keterlibatan seluruh aparatur, bukan hanya tanggung jawab pimpinan.
Ipuk berharap para pejabat dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.
“Jadikan jabatan ini sebagai jalan pengabdian untuk mengumpulkan pahala. Selamat bertugas, semoga kita semua diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melayani masyarakat Banyuwangi,” pungkasnya.
Melalui pelantikan tersebut, Pemkab Banyuwangi berharap kualitas pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang ramah, transparan, profesional, dan memberikan solusi. (*)














