Ngawi, BULETIN.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, menggelar sosialisasi pengisian perangkat desa untuk formasi jabatan Kepala Dusun (Kasun) Jubleg dan Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kenongorejo pada Kamis (5/11) ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan penjaringan berjalan objektif, akuntabel, dan bebas dari intervensi.
Kepala Desa Kenongorejo, Parman, menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh proses seleksi secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Dalam sambutannya, ia menepis keras isu atau rumor miring yang beredar terkait adanya kompromi atau “calon titipan” dalam pengisian formasi tersebut.
“Saya titip pesan kepada semua pihak, proses pengisian ini wajib transparan dan terbuka. Saya juga ingin mengklarifikasi sekaligus menepis rumor istilah titipan. Tidak ada istilah titipan buat kepala desa. Siapa pun yang memenuhi syarat dan lolos nilai seleksi tertinggi, itulah yang terbaik untuk membangun desa kita,” ujar Parman di hadapan peserta sosialisasi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa Kenongorejo, Arifin, menjamin independensi jalannya ujian. Ia menjelaskan bahwa panitia tingkat desa memiliki batasan kewenangan yang ketat dan hanya bertanggung jawab pada aspek fasilitasi teknis serta penyediaan tempat.
“Panitia hanya menyediakan fasilitas tempat dan hal teknis kepanitiaan saja. Kami sama sekali tidak memiliki sangkut paut atau akses dengan tim penyusun soal maupun tim penguji. Komposisi ujian sepenuhnya diserahkan kepada tim penguji independen demi menjaga netralitas,” jelas Arifin.
Di sisi lain, jajaran Bhabinkamtibmas yang turut hadir memberikan imbauan mengenai pentingnya menjaga kondusivitas wilayah selama pesta demokrasi tingkat desa ini berlangsung. Pihak keamanan meminta agar setiap dinamika, keberatan, atau permasalahan hukum yang muncul selama tahapan seleksi diselesaikan terlebih dahulu melalui forum musyawarah mufakat di internal desa.
Sosialisasi ini merupakan langkah awal yang krusial sebelum panitia membuka keran pendaftaran resmi untuk penjaringan dan penyaringan bakal calon. Melalui keterbukaan informasi sejak dini, Pemdes Kenongorejo berharap dapat menyaring sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, serta mampu menghadirkan pelayanan publik prima bagi warga Desa Kenongorejo.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kusen, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan kepala dusun, serta pengurus RT/RW se-Desa Kenongorejo.














