Scroll untuk baca artikel
Berita

Bupati Pamekasan Bangga, 13 RTLH di Palengaan Dibangun Tanpa Menggunakan APBD

×

Bupati Pamekasan Bangga, 13 RTLH di Palengaan Dibangun Tanpa Menggunakan APBD

Sebarkan artikel ini
Pamekasan
Bupati Pamekasan dan Wakil Bupati saat menghadiri acara safari Ramadhan di kecamatan Palengaan.

Pamekasan, BULETIN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur kembali menggelar safari Ramadan, kali ini bertempat di pendopo Kecamatan Palengaan, Selasa (3/3/2026).

Safari Ramadan tersebut dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Kholilurrahman-Sukriyanto, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menyampaikan terima kasih kepada Camat Palengaan yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, yaitu membangun rumah tidak layak huni (RTLH) di daerahnya tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

BACA JUGA :
Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Pilkada 2024 di Pamekasan Dimulai Hari Ini, Paslon 02 Unggul Sementara 

“Alhamdulillah, di tengah tantangan ini Pak Camat Palengaan telah bisa membangun rumah tidak layak huni sebanyak 13. Itupun tidak mengganggu anggaran pemerintah daerah atau APBD, tetapi mengumpulkan sana sini,” katanya dalam kesempatan tersebut.

Dia menyampaikan, pembangunan rumah bagi warga tidak mampu sedari awal bergantung terhadap kekuatan APBD. Tentu hal tersebut merupakan kerja luar biasa untuk kepentingan masyarakat pra sejahtera.

BACA JUGA :
Bawaslu Pamekasan Gelar Sosialisasi Pengawasan Secara Tatap Muka Pilkada Serentak 2024

“Kalau pakai APBD semua orang bisa. Tetapi untuk mendapatkan sokongan dari para pengusaha, kalau pendekatannya tidak benar, itu sulit. Terima kasih Pak Camat,” tandasnya.

Mantan anggota DPR RI ini melanjutkan, pihaknya meminta camat lainnya mengikuti terobosan baru itu demi pembangunan yang merata di tengah keterbatasan anggaran yang terjadi saat ini. 

“Kami juga berharap pelayanan kesehatan, pendidikan dan lain-lain di tingkat kecamatan dapat dijangkau dengan baik oleh masyarakat,” harap dia.

Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat apabila pelayanan pemerintah daerah saat ini belum maksimal. Hal itu terjadi karena adanya keterbatasan anggaran.

BACA JUGA :
Polsek Tlanakan Geledah dan Sita Puluhan Botol Miras di Dua Desa

“Tetapi di tengah keterbatasan anggaran, kita tidak putus asa melaksanakan pembangunan bersama kepala desa. Sekalipun kepala desa semangatnya mulai turun karena ada penurunan juga. Tetapi kita tidak boleh padam. Dengan apa yang kita punya, harus tetap semangat membangun,” pungkasnya.

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130