Bondowoso, BULETIN.CO.ID — Ajang olahraga sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi bergulir di Kabupaten Bondowoso. Open Tournament Bola Voli Dandim Cup II Kodim 0822 Bondowoso dibuka langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, Sabtu (5/9/2026).
Turnamen tahun ini mendapat respons positif dari klub-klub bola voli di wilayah Tapal Kuda. Sebanyak 61 klub dari tiga kabupaten, yakni Bondowoso, Jember, dan Situbondo, ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Dari jumlah itu, sebanyak 48 klub turun di kategori putra, sedangkan 13 klub lainnya berlaga pada kategori putri. Keikutsertaan puluhan klub tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli sekaligus menjadi ruang kompetisi bagi para atlet untuk menguji kemampuan.
Seremoni pembukaan dipimpin langsung oleh Dandim 0822 Bondowoso. Selain menjadi awal dimulainya persaingan antarklub, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga yang positif.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Prawito mengatakan, Dandim Cup II tidak semata-mata diarahkan untuk mencari tim terbaik. Lebih dari itu, turnamen diharapkan mampu menjadi wadah membangun sportivitas, kebersamaan, serta mempererat persaudaraan antarpeserta.
“Dandim Cup II ini kami gelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Kami ingin momentum ini tidak hanya menjadi sebuah pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat,” ujar Dandim 0822 Bondowoso.
Menurutnya, keterlibatan klub dari tiga kabupaten menjadi gambaran bahwa olahraga bola voli memiliki basis penggemar dan atlet yang cukup kuat di wilayah tersebut.
Karena itu, Dandim berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan turnamen sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus menambah jam terbang dalam kompetisi.
“Ada 48 klub putra dan 13 klub putri yang ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli cukup tinggi. Kami berharap seluruh peserta dapat bertanding secara maksimal dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Dandim juga mengingatkan para pemain dan official agar tidak menjadikan ambisi meraih kemenangan sebagai alasan untuk mengabaikan nilai-nilai fair play.
Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kompetisi. Yang lebih penting, seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap menjunjung rasa saling menghormati.
“Silakan bertanding dengan penuh semangat. Menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi. Yang paling penting adalah menjaga fair play, menghormati lawan dan menciptakan pertandingan yang aman serta kondusif,” tegasnya.
Ia berharap Dandim Cup II Kodim 0822 Bondowoso tidak berhenti sebagai agenda pertandingan semata, tetapi dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan olahraga, khususnya bola voli, di Bondowoso dan wilayah sekitarnya.
Turnamen tersebut juga diharapkan mampu menjadi salah satu pintu munculnya talenta-talenta muda yang memiliki potensi untuk berkembang dan membawa nama daerah pada kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan dari turnamen ini muncul bibit-bibit atlet bola voli yang potensial. Kami juga berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga di Bondowoso,” pungkasnya.
Dengan mempertemukan klub-klub dari Bondowoso, Jember, dan Situbondo, Dandim Cup II Kodim 0822 Bondowoso bukan hanya menjadi panggung perebutan gelar juara. Kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari semangat menyambut HUT ke-81 TNI melalui kegiatan olahraga yang mempertemukan masyarakat, atlet, komunitas, dan TNI dalam suasana kebersamaan.(Nang)








