Scroll untuk baca artikel
Berita

Dapur SPPG Badean Jalani Audit LPPOM, Pastikan Bahan dan Proses Produksi Pangan Sesuai Standar Halal

×

Dapur SPPG Badean Jalani Audit LPPOM, Pastikan Bahan dan Proses Produksi Pangan Sesuai Standar Halal

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badean, Kabupaten Bondowoso, menjalani audit dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) sebagai bagian dari upaya memastikan pemenuhan persyaratan bahan dan proses produk halal dalam penyelenggaraan produksi makanan.

Audit tersebut dilakukan oleh auditor LPPOM, Hj. Lilik Fatmawati, S.TP., M.A.P., dengan melakukan verifikasi terhadap bahan baku, proses pengolahan, fasilitas produksi, serta penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Pemeriksaan ini menjadi langkah penting bagi Dapur SPPG Badean dalam memastikan bahwa proses penyediaan makanan tidak hanya memperhatikan kualitas dan keamanan pangan, tetapi juga aspek kehalalan bahan yang digunakan serta proses pengolahannya.

Dalam pelaksanaan audit, auditor melakukan pemeriksaan dokumen pendukung bahan baku, formula produk, serta kesesuaian prosedur dan implementasi sistem jaminan produk halal di lingkungan dapur. Pemeriksaan juga mencakup observasi fasilitas produksi, gudang penyimpanan bahan, lini pengolahan makanan, area pencucian, dan fasilitas lain yang berkaitan dengan proses produksi.

Selain pemeriksaan fisik, verifikasi dilakukan untuk menilai kesesuaian dokumen dan penerapan prosedur di lapangan. Apabila diperlukan, pengambilan sampel bahan atau produk dapat dilakukan untuk analisis lebih lanjut di laboratorium.

Hj. Lilik Fatmawati sebagai auditor halal memiliki tanggung jawab memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur, mendokumentasikan temuan audit, serta menyampaikan hasil pemeriksaan untuk dievaluasi lebih lanjut. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, perusahaan atau pihak yang diaudit dapat diminta melakukan tindakan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi Dapur SPPG Badean, audit ini menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen terhadap penyediaan makanan yang memenuhi persyaratan halal. Terlebih, dapur SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan yang diproduksi secara terencana dan terkontrol.

Melalui pemeriksaan tersebut, penerapan standar halal diharapkan dapat berjalan secara konsisten, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga proses penyajian makanan.

Audit LPPOM ini sekaligus menjadi momentum bagi pengelola Dapur SPPG Badean untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan prosedur produksi dan dokumentasi bahan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap makanan yang diproduksi dapat terus diperkuat.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130