Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Evaluasi SAKIP, Wabup Harap Bengkalis Capai Predikat A

×

Evaluasi SAKIP, Wabup Harap Bengkalis Capai Predikat A

Sebarkan artikel ini

Bengkalis, BULETIN.CO.ID – Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Wakil Bupati H Bagus Santoso mengikuti Rapat Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) di Premiere Hotel Pekanbaru, Kamis, 14 September 2023.

Rapat evaluasi SAKIP ini mendengarkan paparan Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang disampaikan langsung oleh Wabup, di hadapan Tim Evaluator SAKIP dari MENPAN-RB, antara lain Aiaz Rajasa, Savina Ariani, Sely Kurniawan dan Nyoman Bagus, yang mengatakan bahwa kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini yang diharapkan dalam penilaian LAKIP tahun 2023 jadi meningkat.

“Pada tahun 2022, kita bersyukur mendapat penilaian SAKIP di predikat B. Kita berharap tahun ini dapat meningkat dalam penilaian yang lebih baik yakni predikat A,” ujar Wabup Bagus Santoso.

Wabup menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah melakukan perbaikan pohon kinerja yang tujuannya agar lebih terarah fokus pada hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat dengan meningkatkan 8 program strategis bupati. Akibat dari perbaikan pohon kinerja itu sudah dilakukan revisi perjanjian kinerja bupati sampai perjanjian kinerja perangkat daerah.

BACA JUGA :
Ketua TP PKK Tapsel Minta Pengurus Semakin Aktif Dalam Mengurus Desa

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga sudah melakukan monitoring dan evaluasi kinerja kinerja secara berkala dengan menggunakan teknologi informasi SICAKEP dan pengukuran kinerja individu melalui aplikasi kinerja yang dikelola oleh BKPP. Dan, kini Pemerintah Kabupaten Bengkalis sudah melakukan pengukuran kinerja sampai triwulan 2 tahun 2023 dan pengukuran kinerja triwulan 3 dalam proses pengukuran. Dan penerapan reward dan punishment yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Bengkalis tahap ini baru sebatas melalukan pelaporan kinerja individu setiap bulannya dan apabila tidak melaporkan maka izin kinerja ASN terkait akan tersendat,” jelas Wabup.

BACA JUGA :
Peduli dengan Masyarakat, Bupati Tapsel Lakukan Kunjungan ke Desa Nanggar Jati

Kemudian, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menyusun Laporan Kinerja Tahunan (LAKIP) dan sudah melakukan perbaikan kinerja akibat dari permasalahan yang dihadapi selama pelaksanaan program kegiatan, seperti memperbaiki proses pelayanan, sarana dan prasarana serta lebih fokuskan terhadap kinerja ke strategi program bupati salah satunya penanggulangan kemiskinan daerah. .

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis dimasa Kepemimpinan Bupati Kasmarni dan Bagus Santoso sangat berkomitmen untuk menuntaskan kemiskinan. Hal ini merupakan upaya kita dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” sebutnya.

Lebih lanjut Wabup juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis sudah memiliki kebijakan dalam evaluasi internal. Salah satunya telah memiliki Perbup nomor 21 tahun 2023 tentang Pedoman Evaluasi kinerja perangkat daerah yang dilaksanakan inspektorat, begitu juga telah disusun SOP terkait perencanaan daerah oleh Bappeda dan petunjuk penggunaan aplikasi SICAKEP oleh Bagian Organisasi.

BACA JUGA :
Percepat Pelayanan dan Hindari Pungli, BKPSDM Bondowoso Bekerja Sama dengan PT. Pos Indonesia

“Dimasa Kepemimpinan KBS dan seluruh kabinet kita, sangat berkomitmen untuk pengembangan daerah yang kita cintai. Insya Allah dengan perbaikan SAKIP Pemerintah Kabupaten Bengkalis Kami siap menghadirkan Bengkalis Bermasa. Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” tutupnya.

Anggota Turutsamai Wabup Bagus Santoso, diantaranya, Asisten Administrasi Umum, Aulia, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, Kadis Kominfotik, Hendrik Dwi Yatmoko, Inspektur Radius Akima, Kadis PMD Ismail, Kadis PUPR Ardiansyah, Kadis Koperasi, Herliawan, Kadis Perkimtan Supardi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis lainnya.(Antoni)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.