Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

Satreskrim Polres Bondowoso Bekuk Pelaku Pencurian Berantai, CCTV Jadi Kunci Pengungkapan

×

Satreskrim Polres Bondowoso Bekuk Pelaku Pencurian Berantai, CCTV Jadi Kunci Pengungkapan

Sebarkan artikel ini
Kapolres Bondowoso, AKBP, Aryo Dwi Wibowo saat menggelar Press Conference Kasus Pencurian, Rabu, 29/07/2026.(Foto: Nang/ BULETIN)


‎Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Gerak cepat Satreskrim Polres Bondowoso membuahkan hasil. Kurang dari 24 jam setelah serangkaian aksi pencurian menggegerkan Kecamatan Tegalampel, polisi berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AFF (18) yang diduga menjadi pelaku tunggal dalam tiga aksi kejahatan yang terjadi pada Selasa (28/7/2026) dini hari.


‎Tersangka diduga beraksi di tiga lokasi berbeda, yakni Kantor Kelurahan Tegalampel, mesin ATM BRI Unit Tegalampel, dan Kafe DRK. Meski gagal membobol mesin ATM dan tidak menemukan barang berharga di kantor kelurahan, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp250.000 dari Kafe DRK.


‎Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari laporan dugaan pembobolan mesin ATM BRI. Petugas kemudian melakukan olah TKP dan menemukan rekaman CCTV yang menjadi kunci pengungkapan kasus.


‎”Dari rekaman CCTV tersebut, anggota Satreskrim bersama Unit Resmob melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata pelaku juga mengakui melakukan dua aksi pencurian lainnya pada malam yang sama,” ujar Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Bondowoso.


‎Hasil penyelidikan mengungkap seluruh aksi dilakukan oleh satu orang. Polisi mencocokkan pakaian, helm, jaket, hingga celana yang dikenakan pelaku di setiap rekaman CCTV dari tiga lokasi kejadian, sehingga memperkuat dugaan bahwa seluruh aksi dilakukan oleh tersangka AFF.


‎Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, helm, jaket, celana pendek hitam, rekaman CCTV, serta uang tunai hasil pencurian di Kafe DRK sebesar Rp250.000. Sementara obeng yang digunakan untuk membobol lokasi kejadian masih dalam pencarian setelah diakui pelaku telah dibuang.


‎Kepada penyidik, AFF mengaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. Uang hasil kejahatan itu rencananya akan digunakan untuk mengikuti ajang balap motor di Jember.
‎Polisi juga meluruskan isu yang sempat beredar di masyarakat terkait adanya dua pelaku dan kabar terjadi perkelahian dengan petugas keamanan Bank BRI. Berdasarkan hasil penyidikan dan konfrontasi terhadap pihak-pihak terkait, informasi tersebut dipastikan tidak benar.


‎”Pelaku hanya seorang diri. Saat mencoba membobol ATM, ia kesulitan sehingga meninggalkan lokasi tanpa berhasil mengambil uang. Tidak ada perkelahian dengan petugas keamanan seperti yang sempat beredar,” tegas AKBP Aryo.


‎Saat ini tersangka telah ditahan di Mapolres Bondowoso untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan penyidikan sementara menyimpulkan hanya ada satu pelaku dalam rangkaian tiga aksi pencurian yang sempat meresahkan warga Tegalampel tersebut.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130