Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Mantan Lurah Sekarputih tak hanya melanggar Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) tentang larangan pengangkatan tenaga sukwan.
Yani Ekowati, saat menjabat di Kelurahan Sekarputih diduga menyewakan eks tanah bengkok yang merupakan aset Pemkab Bondowoso hingga melampaui batas waktu.
Tak main-main, tanah milik kelurahan tersebut disewakan hingga tahun 2027.
Menurut Lurah Sekarputih Kecamatan Tegalampel Kabupaten Bondowoso, Imam Mursalin, pihaknya belum mengetahui secara pasti sejumlah eks tanah bengkok atau TKD/Kelurahan tersebut disewakan ke siapa saja, akan tetapi, melalui beberapa informasi, ia bakal memanggil Eks Lurah sekarputih untuk memastikan dimana saja tanah tersebut disewakan.
“Aset-aset itu masih saya telusuri, saya sudah memerintahkan pak Seklur untuk mendata dimana saja dan siapa saja yang menyewa, ” katanya, Kamis (11/7/2024).
Rencananya, Kelurahan bakal melaporkan beberapa kejanggalan yang dilakukan pada masa eks Lurah kepada Pemerintah Kabupaten.
Dengan sejumlah permasalahan yang ada di Kelurahan yang ia pimpin, dirinya bakal mengadukan Kejanggalan-kejanggalan kepada Bupati.
“Saya rencananya akan memanggil yang bersangkutan untuk memberikan keterangan dan pertanggung jawaban atas beberapa kejadian ini, ” ujarnya.
Seperti diketahui, sebelumnya diberitakan eks Lurah Sekarputih melakukan rekrutmen tenaga sukwan yang diduga tidak gratis atau ada upeti yang diterima sebesar 10 juta rupiah.(Nang)