Scroll untuk baca artikel
Berita

DLH Bondowoso Siapkan Jogging Track di Alun-Alun Kironggo untuk Tekan Risiko Olahraga di Bahu Jalan

×

DLH Bondowoso Siapkan Jogging Track di Alun-Alun Kironggo untuk Tekan Risiko Olahraga di Bahu Jalan

Sebarkan artikel ini
Kepala DLH Bondowoso Henry Kurniawan menyampaikan rencana penataan RTH Alun-Alun RBA Kironggo, termasuk pembangunan jogging track untuk menyediakan ruang olahraga yang lebih aman bagi masyarakat.

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Aktivitas warga yang berolahraga di bahu jalan raya kawasan perkotaan Bondowoso menjadi perhatian pemerintah daerah. Kebiasaan berlari maupun berjalan santai di sisi jalan yang dipadati kendaraan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, baik bagi masyarakat yang berolahraga maupun pengguna jalan.

‎Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan solusi dengan menata kembali Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Alun-Alun RBA Kironggo.

‎Salah satu fasilitas yang direncanakan adalah pembangunan jogging track khusus bagi masyarakat. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang olahraga yang lebih aman sekaligus mengurangi aktivitas warga di area yang bersinggungan langsung dengan arus kendaraan.

‎Kepala DLH Kabupaten Bondowoso, Henry Kurniawan, mengatakan keterbatasan ruang olahraga selama ini membuat sebagian masyarakat memanfaatkan bahu jalan untuk beraktivitas.

‎“Selama ini warga berolahraga di bahu jalan raya karena opsi tempatnya terbatas, dan itu sangat berisiko. Melalui pembangunan jogging track ini, kami ingin memindahkan alur aktivitas olahraga masyarakat ke ruang yang jauh lebih aman, representatif, dan terisolasi dari arus lalu lintas,” ujar Henry, Selasa (25/8/2026).

‎Menurutnya, penataan RTH Alun-Alun RBA Kironggo tidak hanya berorientasi pada penyediaan jalur olahraga. Pemerintah juga akan melakukan pembenahan fasilitas agar kawasan tersebut menjadi ruang publik yang lebih tertata, nyaman, bersih, dan menarik.

‎Beberapa langkah yang disiapkan di antaranya pembangunan jalur khusus jogging, modernisasi fasilitas RTH, serta penyediaan ruang interaksi publik yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan masyarakat.

‎Sebelum pelaksanaan penataan, DLH bersama Pemkab Bondowoso juga telah melakukan sosialisasi dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Di antaranya Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso, Kasat Intel Polres Bondowoso, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Camat Bondowoso, Lurah Dabasah, serta pengurus paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL).

‎Henry menyebut, koordinasi tersebut penting agar penataan kawasan dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru terkait pemanfaatan ruang.

‎Ia menegaskan, keberadaan jogging track diharapkan mampu memberikan manfaat ganda. Masyarakat memperoleh ruang yang lebih aman untuk berolahraga, sementara aktivitas ekonomi PKL tetap dapat ditata dan keberadaan RTH sebagai bagian dari wajah kota tetap terjaga.

‎“Solusi ini tidak hanya menyelesaikan risiko keselamatan di jalan raya, tetapi juga membawa multiefek positif. Selain kesehatan masyarakat terfasilitasi, sektor ekonomi kerakyatan bagi PKL tetap tertata dan estetika kota terpelihara,” pungkasnya.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130