Surabaya, BULETIN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah melebarkan saya perdagangan dan investasi hingga Malaysia, tepatnya di Kuala Lumpur, Senin (29/04/2026). Trobosan ini menjadi prestasi pertama yang diraih hingga ke luar negeri.
Program Misi Dagang ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Gelaran tersebut juga mencatat transaksi tertinggi sepanjang sejarah. Yakni, 15,5 Triliun.
Ketua Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Badko HMI Jatim, Zaini Dahlan mengatakan dukungan penuh misi dagang yang saat ini sedang diperjuangkan oleh Pemprov Jatim. Menurutnya, langkah ini mnejadi keseimbangan bagi Jawa Timur yang menjadi Provinsi dengan perputaran ekonomi dan perdagangan terbesar di Indonesia.
“Kami mendukung penuh program Misi Dagang Pemprov Jatim. Kami menilai langkah ini semakin menunjukkan jati diri Jawa Timur sebagai pusat perputaran ekonomi dan perdagangan terbesar di Indonesia,” katanya, Rabu (06/05).
Pria yang akrab disapa Dahlan ini juga menyarankan, agar pemuda bisa ambil peluang dan melibatkan diri sesuai potensi dan kapasitas yang bisa dilakukan. Menurutnya, tidak sedikit pemuda dan mahasiwa di Jawa Timur yang memiliki kemampuan untuk terlibat langsung dalam misi dagang ini.
“Kami menilai dalam program ini juga bisa melibatkan banyak pemuda potensial dari putra Daerah Jatim,” lanjutnya.
Dirinya menilai, keterlibatan pemuda potensial akan menjadi kontribusi yang tidak hanyak berlaku 5 hinggal 10 tahun ke depan. Bahkan menjadi tonggak generasi untuk Jatim di masa depan.
“Pemuda penting dilibatkan. Sebab mereka adalah aset sustainable untuk keberlanjutan daerah atau bangsa,” tambahnya.
Dahlan berharap, pemuda bisa memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Menurutnya, misi dagang Pemprov Jatim akan menjadi wadah yang pas sebagai wadah partisipatif.
“Misi dagang ini bisa menjadi langkah baru bagi para pemuda untuk turut terlibat dan berkontribusi. Saya berharap para pemuda bisa membaca peluang ini,” pungkasnya. (*)














