Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Mendikdasmen Tinjau Sekolah Perbatasan, Siswa Miangas Kini Belajar Lebih Nyaman

×

Mendikdasmen Tinjau Sekolah Perbatasan, Siswa Miangas Kini Belajar Lebih Nyaman

Sebarkan artikel ini

Miangas, BULETIN.CO.ID – Kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, membawa semangat baru bagi dunia pendidikan di wilayah perbatasan Indonesia. Sejumlah sekolah yang telah direvitalisasi kini menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi para siswa.

‎Dalam agenda tersebut, Abdul Mu’ti meninjau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMK di Kecamatan Miangas. Wilayah ini merupakan salah satu kawasan terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.

‎Perubahan kondisi sekolah disambut antusias oleh para pelajar. Mereka mengaku kini lebih nyaman mengikuti proses belajar mengajar setelah bangunan sekolah diperbaiki.

‎Siswi SD Negeri Miangas, Nadia Nurlete, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap sekolahnya. Menurutnya, kondisi sekolah yang lebih baik membuat dirinya dan teman-temannya semakin senang belajar.

‎Hal senada disampaikan Fatir, siswa SMP Negeri 2 Nanusa. Ia menilai revitalisasi sekolah menjadi penyemangat baru bagi para siswa untuk lebih giat menuntut ilmu. Meski demikian, ia berharap pemerintah juga dapat melengkapi kebutuhan buku pelajaran dan sarana olahraga agar proses pembelajaran semakin optimal.

‎Di tingkat pendidikan menengah kejuruan, siswi SMK Negeri 2 Talaud, Jesca Uwingler Nyimo, mengaku semakin termotivasi mengejar cita-citanya menjadi anggota Polri setelah mendapat pesan langsung dari Mendikdasmen agar terus belajar dengan sungguh-sungguh.

‎Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Nanusa, Yan R. Parenta, menjelaskan revitalisasi di sekolahnya mencakup empat bangunan, yakni ruang administrasi atau kantor guru, ruang keterampilan, laboratorium IPA, serta rumah dinas guru. Total anggaran pembangunan tersebut mencapai sekitar Rp2,49 miliar.

‎Apresiasi juga disampaikan Camat Miangas, Olita Papalapu. Ia menilai program revitalisasi sekolah sangat membantu peningkatan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan. Selain perbaikan fisik bangunan, bantuan perangkat pembelajaran seperti laptop diharapkan mampu mendukung para guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

‎Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap sekolah-sekolah di Miangas menjadi bukti bahwa pemerataan pendidikan hingga ke wilayah terluar Indonesia terus menjadi prioritas, sehingga anak-anak di perbatasan memiliki kesempatan belajar yang lebih baik untuk meraih masa depan mereka.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130