Scroll untuk baca artikel
News

Nama Masih Tercantum dalam SK, Posisi Diduga Digantikan: Ada Apa di Balik Pergantian Karyawan SPPG Al Dabil Sukosari Bondowoso?

×

Nama Masih Tercantum dalam SK, Posisi Diduga Digantikan: Ada Apa di Balik Pergantian Karyawan SPPG Al Dabil Sukosari Bondowoso?

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi Dapur SPPG

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Persoalan status tenaga kerja di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al Dabil, Desa Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, mulai dipertanyakan sejumlah karyawan.
‎
‎Sejumlah pekerja mengaku mendapati posisi mereka telah ditempati orang lain, meski mereka merasa tidak pernah mengajukan pengunduran diri maupun menerima pemberitahuan resmi mengenai pemutusan atau penghentian hubungan kerja.
‎
‎Persoalan itu menjadi semakin dipertanyakan karena, menurut keterangan para karyawan, nama mereka disebut masih tercantum dalam Surat Keputusan (SK) karyawan Dapur SPPG Al Dabil.
‎
‎Situasi tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan mendasar: apakah mereka sebenarnya telah diberhentikan, masih tercatat sebagai karyawan, atau terjadi pergantian tanpa mekanisme pemberitahuan yang jelas?
‎
‎Salah seorang karyawan, Dwi Putri Charila, mengaku baru mengetahui dirinya diduga telah digantikan setelah mendapat informasi dari rekannya.
‎
‎Ia kemudian mengetahui bahwa namanya disebut masih tercantum dalam SK karyawan SPPG Al Dabil, sementara posisi yang sebelumnya ditempatinya telah diisi orang lain.
‎
‎«“Saya tidak tahu, tiba-tiba ada teman menyampaikan kalau nama saya tetap ada di SK dapur SPPG sana, tapi ada orang lain yang menggantikan,” ujar Putri saat dikonfirmasi awak media, Selasa (22/9/2026).»
‎
‎Menurut Putri, tidak ada komunikasi resmi yang diterimanya terkait penghentian status sebagai karyawan. Ia juga mengaku belum mengetahui siapa pihak yang mengambil keputusan mengenai pergantian tersebut.
‎
‎Yang menjadi sorotan, informasi mengenai perubahan posisi tersebut justru diperoleh dari sesama pekerja, bukan melalui pemberitahuan langsung dari pengelola dapur.
‎
‎Bukan Mengundurkan Diri
‎
‎Keterangan serupa disampaikan Nur Laila. Ia mengaku tidak pernah mengajukan pengunduran diri dan merasa tidak pernah menerima pemberitahuan mengenai pemberhentian dari pihak yayasan maupun Kepala SPPG Al Dabil Sukosari.
‎
‎“Mbak coba kamu tanya ke temanmu, kan kita nggak diberhentikan. Kan kita dibilang mau mengundurkan diri,” ungkapnya.
‎
‎Keterangan tersebut menjadi salah satu bagian yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, terutama terkait apakah terdapat dokumen pengunduran diri, surat pemberhentian, atau keputusan tertulis yang menjadi dasar perubahan komposisi tenaga kerja.
‎
‎Sebab, apabila seseorang memang telah berhenti bekerja, terdapat pertanyaan mengenai kapan dan melalui mekanisme apa status tersebut dinyatakan berakhir.
‎
‎Sebaliknya, apabila belum ada pemberhentian atau pengunduran diri secara resmi, muncul pertanyaan lain mengenai dasar penempatan tenaga kerja baru pada posisi yang sebelumnya ditempati karyawan tersebut.
‎
‎Nama Masih di SK, tetapi Posisi Berubah
‎
‎Persoalan semakin kompleks ketika para karyawan menyebut nama mereka masih tercantum dalam SK karyawan.
‎
‎Jika informasi tersebut benar, maka perlu ada penjelasan mengenai kesesuaian antara dokumen administrasi dengan kondisi faktual di lapangan.
‎
‎Apakah SK tersebut masih berlaku?
‎
‎Apakah telah terdapat perubahan SK?
‎
‎Siapa yang memiliki kewenangan melakukan pergantian?
‎
‎Dan apakah setiap perubahan komposisi tenaga kerja telah dicatat serta disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan?
‎
‎Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting dijawab agar tidak muncul ketidakjelasan mengenai status para pekerja maupun administrasi Dapur SPPG Al Dabil.
‎
‎Muncul Nama Anggota Babinsa
‎
‎Di tengah persoalan tersebut, beredar informasi di kalangan karyawan mengenai dugaan keterkaitan seorang anggota Babinsa berinisial Fd Sukosari dengan proses pergantian tenaga kerja.
‎
‎Informasi yang diterima para karyawan menyebutkan adanya rencana membantu mencarikan tempat kerja bagi salah seorang pekerja di Dapur SPPG Desa Pringgondani.
‎
‎Namun, sejauh informasi yang diperoleh, dugaan tersebut masih membutuhkan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
‎
‎Termasuk perlu dipastikan apakah anggota Babinsa tersebut benar-benar terlibat dalam proses pergantian, sebatas menyampaikan informasi, atau tidak memiliki keterlibatan sama sekali.
‎
‎Hal lain yang juga perlu diperjelas adalah apakah pihak Kepala SPPG Al Dabil mengetahui dan menyetujui proses pergantian tersebut.
‎
‎Siapa yang Berwenang Mengganti Karyawan?
‎
‎Pertanyaan mengenai kewenangan menjadi salah satu titik penting dalam persoalan ini.
‎
‎Jika memang terjadi pergantian karyawan, maka perlu diketahui siapa yang mengambil keputusan, apa dasar keputusannya, serta bagaimana mekanisme administrasinya.
‎
‎Apalagi, para pekerja menyatakan tidak pernah mengundurkan diri dan tidak menerima pemberitahuan resmi mengenai pemberhentian.
‎
‎Persoalan ini bukan sekadar menyangkut siapa yang bekerja di dapur SPPG. Lebih jauh, terdapat aspek transparansi administrasi dan kepastian status pekerja yang perlu dijelaskan secara terbuka.
‎
‎Keterangan dari para karyawan merupakan satu sisi dari persoalan. Untuk memperoleh gambaran utuh, diperlukan pula penjelasan dari yayasan, Kepala SPPG Al Dabil Sukosari, serta pihak lain yang disebut berkaitan dengan proses pergantian.
‎
‎Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Yayasan maupun Kepala SPPG Al Dabil Sukosari mengenai dugaan pemberhentian dan pergantian sejumlah karyawan tersebut.
‎
‎Konfirmasi juga masih diperlukan terkait informasi dugaan keterlibatan anggota Babinsa Fd Sukosari serta kabar mengenai rencana penempatan pekerja di Dapur SPPG Desa Pringgondani.
‎
‎Berita ini masih terbuka untuk perkembangan informasi dan hak jawab dari seluruh pihak yang disebut. Penjelasan dari pihak yayasan, pengelola SPPG, maupun pihak lain yang berkaitan diharapkan dapat menjawab pertanyaan mengenai status para karyawan, dasar pergantian, serta mekanisme pengambilan keputusan yang sebenarnya.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130