Scroll untuk baca artikel
Berita

Peringati Hari Fraksi, PKB Hadirkan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis untuk Warga Bondowoso

×

Peringati Hari Fraksi, PKB Hadirkan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis untuk Warga Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Tohari, Ketua Fraksi PKB DPRD Bondowoso saat memberikan arahan kepada warga yang melakukan pemeriksaan gratis di Aula Gusdur Maesan,Jumat.03/07/2026.(Foto: Nang/BULETIN)

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Ratusan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso memadati Aula Gus Dur, Kecamatan Maesan, Jumat (3/7/2026). Mereka datang untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar Fraksi PKB DPRD Bondowoso dalam rangka memperingati Hari Fraksi PKB.


Kegiatan sosial tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Fraksi PKB, Dinas Kesehatan, Muslimat NU, serta Nafiatul Ummah. Selain memberikan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, kegiatan ini juga membuka akses pendampingan medis bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan.


Ketua Fraksi PKB DPRD Bondowoso, H. Tohari, mengatakan pelayanan yang diberikan tidak berhenti setelah pasien menjalani pemeriksaan di lokasi kegiatan. Menurutnya, setiap warga yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan tetap mendapatkan pendampingan hingga memperoleh layanan kesehatan yang sesuai.
“Kalau sakitnya bisa diobati hari ini maka dilakukan pengobatan saat ini saja. Kalau harus lanjutan maka harus dirujuk, apakah harus rawat jalan atau inap,” ujarnya.


Ia menegaskan, Fraksi PKB siap mengawal proses rujukan pasien mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan, termasuk apabila pasien harus menjalani perawatan di luar Kabupaten Bondowoso.


“Ini akan kita kawal terus. Jika tidak bisa ditangani di RS Bondowoso, maka boleh dirujuk ke mana pun akan dikawal dan akan tetap gratis,” tegasnya.


Tidak hanya itu, masyarakat yang masih membutuhkan pengobatan setelah kegiatan berlangsung tetap dapat melanjutkan pelayanan melalui Puskesmas dengan pendampingan dari Fraksi PKB.


“Saya sampaikan ke masyarakat, kalau hari ini diperiksa dan diobati, jika belum sembuh, maka bisa datang ke Puskesmas, dan bisa datang ke rumah saya dari pukul 06.00 sampai 08.00 untuk konsultasi,” katanya.


Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Jaminsegar atau Jaminan Kesehatan Gratis yang tengah didorong untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Bondowoso.


Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang hadir. Tidak hanya berasal dari Kecamatan Maesan, peserta juga datang dari Kecamatan Pakem, Botolinggo, Cermee, Grujugan hingga wilayah Kota Bondowoso.
Tohari berharap model pelayanan kesehatan berbasis kolaborasi tersebut dapat diperluas ke seluruh kecamatan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.


“Banyak masyarakat yang sakit tapi tidak sadar kalau sakit. Banyak yang kaget ada yang darah tinggi, harus ke poli saraf, harus poli jantung, dan semacamnya,” tuturnya.


Beragam layanan kesehatan tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan laboratorium darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan mata, gigi, jantung, paru-paru hingga konsultasi kesehatan umum lainnya.


Menurut Tohari, jumlah pendaftar secara daring mencapai 105 orang. Namun jumlah warga yang datang langsung ke lokasi diperkirakan jauh lebih banyak dibandingkan peserta yang mendaftar secara online.
“Yang online 100 orang lebih, yang offline lebih banyak, bisa 300 persen dari yang online,” ungkapnya.


Seluruh pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Maesan bersama Dinas Kesehatan yang juga memberikan pengobatan serta rekomendasi rujukan apabila pasien memerlukan penanganan di fasilitas kesehatan lanjutan.


Salah seorang peserta, H. Fauzi (70), warga Desa Pujer Baru, mengaku merasakan langsung manfaat dari layanan tersebut. Setelah mendapatkan nomor antrean 17, dirinya menjalani pemeriksaan akibat keluhan sakit kepala yang dialaminya.


Dari hasil pemeriksaan diketahui Fauzi mengalami tekanan darah tinggi sehingga mendapatkan obat dan anjuran untuk rutin melakukan kontrol ke Puskesmas. Sementara keluhan nyeri perut yang dirasakannya juga disarankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.


“Layanan ini bagus, membantu masyarakat, daripada harus ke Bondowoso,” ujar Fauzi.
Ia pun mengapresiasi Fraksi PKB, Muslimat NU dan Nafiatul Ummah yang telah menghadirkan layanan kesehatan gratis tersebut bagi masyarakat di wilayah pinggiran.


“Ini sangat membantu kami. Apalagi saya yang ada di pinggiran,” pungkasnya.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.
banner 400x130