Cianjur, BULETIN.CO.ID – Gadis belia RN (17 tahun ) warga Kampung Salongok RT 03 Rw 03 Desa Cibadak Kecamatan Cibeber Cianjur mengalami trauma dan sakit hampir di seluruh tubuhnya akibat perlakuan bejat majikannya. Senin ( 24/10/2022)
RN (17) berkerja di salah satu keluarga ( majikan) di Pondok Kelapa Jakarta Pusat selama 6 bulan, sebetulnya RN masih mengikuti Sekolah paket C di salah satu Yayasan yang ada di Desa Cibadak namun ingin membantu prekonomian keluarga nya RN terpakasa berangkat berkerja.
Atas ajakan temannya RN berangkat dan di bawa oleh Ibu RS warga Kampung Bolang Desa Girimukti Kecamatan Campaka sebagai penyalur dan di bawa ke ke Ibu SP nginep satu malam lalu di bawa ke majikannya.
Dari Bulan Mei 2022 RN berkerja sebagai Asisten Rumah Tangga di salah satu keluarga Riki dan Ajeng Adalia yang beralamat di Pondok kelapa Jakarta Pusat.
Selama 6 bulan tersebut RN sesuai pengakuan korban kepada kami awak media sering mengalami tindakan kekerasan dari mulai pemukulan sampai di telanjangi juga rambutnya di cukur tidak karuan sangat tidak manusiawi.
Luka yang di alami RN yag di rasakan sekarang ialah mata buram akibat di siram dengan air cabe dan ladaku, kepala sakit akibat di pukul memakai gelas dan alat besi, telinga cacat permanen, kaki sakit, rambut di plontosin, penganiyayaan tersebut di rasakan RN hampir tiap hari selam 6 bulan.
RN (17) bisa pulang di antar majikannya ke Terminal Bus Kampung Rambutan dan di ancam kalau memberirahukan kekejaman nya akan Vidio yang di paksa tidak pakai baju ( telanjang ) akan di sebarkan.
RN sampai di Rumahnya Minggu malam sekitar Jam 01.00 WIB dan langsung menceritakan kekejaman majikannya kepada kaka dan ibu nya sementara bapa dari RN sudah Almarhum ( meninggal).
Sementara gajih yang sudah di sepakati ialah 1, 5 juta per bulan namun pada kenyataannya yang di terima oleh RN hanya 2.865.000 rupiah selama 6 Bulan. Itu pun di lampirkan rician gajihnya di potong untuk kerusakan alat rumah tangga. ( Rhoestama )