Polri

Polsek Kuantan Tengah Tertibkan PETI yang Meresahkan Warga

×

Polsek Kuantan Tengah Tertibkan PETI yang Meresahkan Warga

Sebarkan artikel ini

Kuantan Singingi, BULETIN.CO.ID – Polsek Kuantan Tengah menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) sebagai upaya tindak lanjut pemberitaan salah satu media online mengenai diduga adanya aktifitas PETI di aliran Sungai Geringging Dusun Batang Barigi Desa Titian Modang Kopah Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuansing, Rabu (21/06/2023) pukul 14.00 WIB.

Hal ini membuat Kapolsek Kuantan Tengah Kompol Syafri Joni, SE, membuat surat perintah pada pukul 14.00 Wib kepada personil yang ditunjuk menuju TKP aktivitas PETI yang di maksud yakni Aipda Syahroni, S.E, Aipda Zulpendi, S.E. dan Bripka Epit Yulius.

BACA JUGA :
Untuk Menjaga Imunitas Tubuh, Kapolres Bondowoso Ajak Jalan Santai Seluruh Jajaran

Kepada wartawan Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Kuantan Tengah Kompol Syafri Joni, SE, dalam keterangan resminya mengungkapkan bahwa “pada saat sampai dilokasi personil tidak lagi menemukan adanya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di lokasi tersebut, “

“Dilokasi personil hanya menemukan asbuk yang sudah tidak dipakai dan lubang – lubang besar bekas galian aktivitas PETI di lokasi tersebut, di perkirakan bahwa aktivitas PETI berhenti karena setelah mengetahui adanya kedatangan wartawan media online, ” jelas Kompol Syafri.

BACA JUGA :
Satgas Pangan Polres Dairi Himbau Masyarakat Tidak Menimbun Bahan Pangan Pokok

“Kemudian personil mendata Pemilik lahan sekaligus Pelaku PETI dilokasi pemberitaan yakni Sdr. A (40) dari Desa Jaya Kopah Kecamatan Kuantan Tengah dan personil juga memberikan sosilisasi PETI kepada perangkat Desa dilokasi tersebut,” ucap Kompol Syafri.

“Kami tidak akan menertibkan pelaku tambang yang memiliki izin resmi. Saya paham, sebagian masyarakat yang selama ini menaruh harapan di sektor pertambangan menjadi resah, namun itulah namanya hukum yang harus ditegakkan seadil-adilnya,” tegas Kapolsek.

BACA JUGA :
Polsek Singingi Hilir Bakar 15 Rakit PETI di Tanjung Pauh

“Pada prinsipnya, polisi tidak akan melarang masyarakat melakukan kegiatan pertambangan emas, tetapi harus memenuhi ketentuan hukum yang berlaku seperti adanya surat izin yang sah serta tidak melakukan kegiatan penambangan di kawasan terlarang,” tutup Kapolsek mengakhiri keterangannya.

Ari Syahputra

**) Ikuti berita terbaru BULETIN di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.