Scroll untuk baca artikel
Hukum

Tetapkan Tersangka Ketiga Kasus Korupsi Alsintan, Kejari Bondowoso Semakin Menunjukkan Taringnya

×

Tetapkan Tersangka Ketiga Kasus Korupsi Alsintan, Kejari Bondowoso Semakin Menunjukkan Taringnya

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, BULETIN.CO.ID – Kejaksaan Negeri Bondowoso terus memburu pelaku korupsi alat mesin pertanian,kini tersangka baru dalam kasus bantuan traktor dari Kementerian Pertanian RI dijebloskan kedalam penjara.

Tersangka kali ini merupakan tersangka ketiga setelah sebelumnya dua orang lainnya juga ditetapkan sebagai Tersangka.

Ia adalah Joko Purnomo yang merupakan ketua Kelompok Tani Sumber Tani 2, di Desa Sumber Salam, Kecamatan Tenggarang.

Tersangka saat ini tengah ditahan di Lapas Klas II B hingga 20 hari ke depan. Sebelum akhirnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, Surabaya.

BACA JUGA :
Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Bondowoso, Anggota DPR RI Zulfikar Berikan Sosialisasi OJK

“Penahanan untuk sementara dititipkan di Lapas,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri 2 Bondowoso, Puji Tri Asmoro, melalui Kasi Pidsus, Alexander Kristian Silaen, dikonfirmasi pada Jum’at (3/11/2023).

Ia menerangkan, traktor roda empat seharga Rp 329 juta yang diterima oleh tersangka merupakan bantuan dari Kementerian RI tahun 2015.

Bantuan traktor tersebut diterima dari Dinas Pertanian, namun selanjutnya setelah dibawa tersangka diduga traktor itu tak diketahui keberadaannya.

Kendati, seluruh anggota kelompok tani mengetahui adanya bantuan traktor dan ada pada tersangka.

BACA JUGA :
Fakta Persidangan Kasus Traktor di Bondowoso, Penerima Mengaku Hanya Diminta Berfoto di Depan Alsintan

“Hilangnya di tersangka,” jelasnya.

Namun, sebelum penetapan tersangka ini pihaknya sudah memeriksa sekitar 17 an orang. Mulai dari unsur anggota kelompok tani, Dinas Pertanian, dan sejumlah orang di desa, dan lainnya.

Sebelumnya dalam kasus bantuan traktor Kementerian Pertanian RI ini, Kejari Bondowoso telah menetapkan dua tersangka.

Yang pertama yakni Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Kladi, Kecamatan Cerme sebagai tersangka dugaan korupsi traktor roda empat bantuan dari Kementerian Pertanian tahun 2018. Penetapannya pada bulan Maret 2023.

BACA JUGA :
Sukseskan TMMD, Dinsos P3AKB dan Kodim 0822 Bondowoso Laksanakan Sosialisasi Stunting

Kemudian di bulan bulan Mei 2023, Kejaksaan Negeri Bondowoso kembali melakukan penetapan tersangka pada oknum ASN Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Oknum berinisial BPL ini diduga melakukan tindak pidana korupsi traktor roda empat yang seharusnya merupakan bantuan Kementerian Pertanian pada Tahun 2017 lalu. Traktor yang seharusnya menjadi hak kelompok tani Remang Jaya 2 di Desa Cindogo diduga dialihkan ke pihak lain.(Nang)

**) IIkuti berita terbaru BULETIN.CO.ID di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.