Bondowoso,BULETIN.CO.ID – Polemik terancam gagalnya ratusan siswa di Kabupaten Bondowoso mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi mulai mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif. Komisi IV DPRD Bondowoso berencana memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) guna meminta penjelasan terkait persoalan administrasi yang dinilai merugikan para peserta didik tersebut.
Permasalahan itu bermula ketika peserta OSN-K jenjang SD dan SMP di Bondowoso tidak terdaftar sebagai peserta OSN tingkat Provinsi akibat kesalahan dalam proses pengunggahan dokumen berita acara. Berkas yang seharusnya diunggah dalam format JPG justru dikirim dalam format PDF sehingga ditolak oleh sistem. Hingga batas akhir pengiriman berkas berakhir, dokumen tersebut tidak dilakukan perbaikan.
Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso, A Mansur, mengaku telah menerima berbagai informasi mengenai banyaknya siswa yang terancam gagal melanjutkan kompetisi ke tingkat berikutnya akibat persoalan administrasi tersebut.
”Kami pasti akan tindak lanjuti, apa yang menjadi masukan dari teman-teman,” kata Mansur.
Menurutnya, DPRD akan segera memanggil Kepala Dispendik Bondowoso untuk mengetahui secara jelas akar persoalan yang menyebabkan siswa yang telah lolos seleksi justru terhambat di tahapan administrasi.
Meski demikian, politisi yang akrab disapa Cak Mansur itu mengaku hingga kini belum memperoleh penjelasan resmi dari pihak Dispendik sehingga belum dapat menyampaikan langkah konkret yang akan diambil oleh DPRD.
”Kami berharap Dinas Pendidikan bisa mengupayakan agar kekecewaan warga itu, nanti bisa diatasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mansur menegaskan pihaknya akan berupaya mencari solusi bersama agar para siswa tetap memiliki kesempatan mengikuti OSN sesuai jadwal yang telah ditentukan. Upaya tersebut, menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan hingga ke tingkat Provinsi maupun pemerintah pusat.
”Kami belum bisa memberikan solusi, karena belum ketemu Dinas Pendidikan. Nanti kalau sudah, pasti akan kami kabari langkah-langkah yang akan dilakukan,” pungkasnya.(Nang)








