Bondowoso, BULETIN.CO.ID – UPTD SPF SDN Sumbersuko 1, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, menggelar puncak kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 dengan mengusung tema “Harmoni Edukasi: Cinta Budaya, Cipta Karya, dan Cita Rasa”. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah itu menjadi ajang memperkenalkan budaya lokal sekaligus memperkuat karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan edukatif.
Acara penutupan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, S.Pd., M.Si., didampingi Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Curahdami serta Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Curahdami.
Beragam kegiatan ditampilkan dalam penutupan MPLS tersebut, di antaranya Festival Permainan Tradisional yang menghadirkan permainan dakon, engklek, bekel, batok, egrang, bakiak, hingga cak loncakan. Selain itu, para guru SDN Sumbersuko 1 juga menampilkan pertunjukan Musik Tempong Genta Mustika, serta menyajikan aneka kuliner tradisional sebagai bentuk pelestarian kekayaan budaya daerah.
Dalam kunjungannya, Kepala Dinas Pendidikan turut memetik buah markisa di kebun sekolah sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan SDN Sumbersuko 1 meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tahun 2025. Aksi tersebut menjadi simbol dukungan terhadap komitmen sekolah dalam menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan pendidikan berbasis ekologi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SDN Sumbersuko 1, Dr. Septiana Agustin, S.Pd., M.Pd., menyerahkan buku berjudul “SATYA: Sekolah Cinta Budaya”, yang telah diluncurkan pada 14 Juni 2025, kepada Kepala Dinas Pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi sekaligus dokumentasi praktik baik sekolah dalam melestarikan budaya.
Puncak acara ditandai dengan pelepasan burung yang disaksikan seluruh guru, siswa, dan wali murid. Pelepasan burung tersebut menjadi simbol semangat, harapan, dan motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkarya, serta menggapai cita-cita.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, menyampaikan apresiasi tinggi kepada kepala sekolah, para guru, peserta didik, serta wali murid yang telah menunjukkan kolaborasi dan kontribusi nyata dalam memajukan SDN Sumbersuko 1.
”Saya mengapresiasi seluruh keluarga besar SDN Sumbersuko 1 yang terus menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan. Sinergi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua menjadi modal penting untuk menciptakan sekolah yang berprestasi, berbudaya, sekaligus peduli lingkungan,” ujarnya.
Melalui penutupan MPLS Ramah 2026 ini, SDN Sumbersuko 1 menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap budaya, kepedulian terhadap lingkungan, serta pembentukan karakter peserta didik sejak dini.(Nang)








