Pasuruan, BULETIN.CO.ID – Mengacu pada pesan suci agama yang menyebutkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara aktif mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Gerakan ini bertujuan mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman di seluruh pelosok negeri, termasuk di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Sebagai langkah nyata penerapan program tersebut, Bupati Pasuruan, Mas Rusdi, kembali melakukan inspeksi mendadak kebersihan di sejumlah lingkungan sekolah. Salah satunya dilakukan di SMP Negeri 1 Purwosari, pada Senin (11/5/2026). Kegiatan ini merupakan kunjungan keduanya dalam waktu dekat, yang bertujuan untuk menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kunjungan kedua ini saya lakukan untuk melihat secara langsung keseriusan pihak sekolah dalam menjaga kebersihan. Bagi saya, kebersihan menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pengelolaan sebuah satuan pendidikan. Ketika lingkungan sekolah bersih, sejuk, dan asri, siswa akan merasa nyaman dan tenang saat belajar. Sebaliknya, jika lingkungan kotor, hal itu tentu dapat mengganggu kesehatan serta menurunkan kenyamanan dalam proses pembelajaran,” ujar Mas Rusdi.
Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang menanamkan nilai tanggung jawab dan kedisiplinan kepada para siswa. Hal ini dapat diwujudkan melalui kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama.
Pihak sekolah menyambut baik kehadiran dan perhatian yang diberikan Bupati Pasuruan. Kepala SMP Negeri 1 Purwosari, Bambang Joko Wiyono, menganggap kunjungan tersebut sebagai dorongan semangat yang sangat berharga bagi seluruh warga sekolah.
“Kami merasa sangat senang dan terhormat. Bapak Bupati memperhatikan kondisi sekolah layaknya orang tua yang mengurus rumahnya sendiri. Kunjungan yang dilakukan tanpa pemberitahuan ini menjadi motivasi kuat bagi kami untuk terus membenahi segala hal, terutama terkait kebersihan lingkungan,” ungkap Bambang.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti seluruh arahan yang disampaikan. Mengingat wilayah sekolah yang cukup luas, pengelolaan kebersihan akan diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari siswa, pengurus OSIS, wali kelas, hingga pemangku kepentingan lainnya. Sistem piket kebersihan yang sudah berjalan saat ini akan diperbaiki dan digalakkan kembali agar pelaksanaannya menjadi lebih efektif dan sesuai dengan harapan bersama. (*)
Penulis: Sahifah














