Pamekasan, BULETIN.CO.ID – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menyudahi keresahan pengguna jalan, Polsek Pakong Polres Pamekasan bersama unsur Forkopimcam menggelar operasi senyap dini hari. Patroli gabungan berskala besar ini sukses menertibkan aksi balap liar di kawasan rawan pada Minggu (8/11/2026) dini hari.
Operasi penertiban yang dilangsungkan mulai pukul 00.30 WIB tersebut mengepung kawasan Jalan Raya Desa Bandungan, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Jalur ini sengaja dibidik lantaran kerap dijadikan arena adu kecepatan ilegal sekaligus tempat berkumpulnya kelompok pemuda hingga larut malam.
Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan adanya pergerakan masif tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata sinergitas tiga pilar di tingkat kecamatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pakong, IPTU Mariyono, bersama personel Koramil dan jajaran Pemerintah Kecamatan Pakong.
“Benar, pada Minggu dini hari tadi, jajaran Polsek Pakong bersinergi dengan Koramil dan pihak Kecamatan Pakong telah melaksanakan patroli penertiban untuk mengantisipasi aksi balap liar di Jalan Raya Desa Bandungan. Dari kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 25 unit sepeda motor roda dua,” ungkap IPDA Evan saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, IPDA Evan menegaskan bahwa langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat kepolisian atas laporan masyarakat yang merasa terganggu. Selain itu, penertiban ini menjadi langkah preventif vital demi menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
“Puluhan kendaraan roda dua yang terjaring dalam kegiatan penertiban tersebut langsung dievakuasi ke Mapolsek Pakong. Kendaraan-kendaraan ini kami amankan untuk dilakukan pendataan mendalam serta proses penindakan lebih lanjut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Di akhir kesempatan, Kasihumas Polres Pamekasan turut melayangkan imbauan keras kepada masyarakat luas, terutama para orang tua, agar tidak melonggarkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, khususnya saat malam akhir pekan atau hari libur.
“Kami mengetuk kesadaran para orang tua agar lebih peduli dan ekstra mengawasi putra-putrinya. Pastikan anak-anak sudah berada di dalam rumah pada jam-jam rawan malam hari. Jangan biarkan mereka terlibat dalam aksi balap liar karena taruhannya adalah nyawa, baik keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Secara umum, operasi gabungan dini hari tadi berjalan dengan aman, lancar, dan sangat kondusif,” pungkasnya.














